Kang Marhaen Buka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy

Ciptakan Puluhan Wirausaha Muda, Siapkan Menuju Go Online

NGANJUK, PING –  Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Selasa (08/06/2021). Pelatihan tersebut digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya.

Dalam sambutannya Kang Marhaen menyampaikan dukungan atas berlangsungnya DEA pada tahun ini. Apalagi, kegiatan tersebut merupakan upaya dalam mencetak wirausaha andal, berkualitas dan berdayasaing. Apalagi, termasuk dalam rangka mendukung transformasi digital teknologi revolusi industri 4.0. “Pemda mendukung penuh untuk manjadikan SDM yang unggul, untuk kemajuan bersama,” tegasnya.

Kang Marhaen juga menyampaikan kepada para peserta pelatihan akan pentingnya digitalisasi bagi para wirausahawan untuk berkreatifitas dan berinovasi. “Tiga kunci sukses wirausahawan. Harus berani mencoba, berani gagal dan berani sukses,’’ terangnya pada acara yang berlangsung di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk tersebut. 

Pembukaan acara pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab. Nganjuk (Foto: Bagas)

Sementara itu, Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani, SE, MM menerangkan pandemi Covid-19 saat ini sangat berpengaruh terhadap sektor ekonomi. Baik Industri kecil maupun menengah. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), 58,95 persen perusahaan masih beroperasi. Dan sebanyak 8,75 persen berhenti beroperasi.

Jika melihat dari transaksi di toko online pada tahun 2020, potensi pasar digital di Indonesia mencapai Rp 1.850 triliun. Atau naik sembilan kali lipat dari transaksi pada tahun 2015. Hal ini menjadi potensi UMKM untuk segera menjadi Go Online. “Bisa menjangkau pasar yang luas, mememangkas biaya operasional, tidak harus ada lokasi dan potensi pendapatan yang tidak terbatas,” terangnya.

Lanjut Eka, pada tahun ini, program Digital Talent Scholarship (DTS) menargetkan pelatihan peningkatan kompetensi bagi 100.000 peserta. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM bidang teknologi, informasi dan komunikasi sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional. "Salah satu skema program DTS adalah program DEA yang merupakan program beasiswa untuk mencetak digital entrepreneur baru dengan target sejumlah 22.000 orang dalam rangka mempersiapkan SDM unggul dalam mendukung era revolusi industri 4.0," tutup Eka.

Sebagai informasi, DEA diikuti sebanyak 70 peserta. Mereka adalah yang berhasil lolos seleksi administrasi sebelumnya, dan berhak mengikuti pelatihan. Hadir dalam pembukaan acara, Sekda Kabupaten Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin, M.Si. Kemudian Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki, AP. Serta para tamu undangan yang lainnya. 

 

(AL/ZK/BG)

0 Komentar