Kafe ASMARA Kecamatan Sukomoro, 1 Kafe 3 Layanan

Terkonsep Industrial aksen kayu jati Belanda, kehadirannya menambah daya tarik Sukomoro

Kafe sudah lazim digunakan untuk tempat ngopi sambil nongkrong oleh anak-anak muda. Tak hanya di kota besar, keberadaannya kini juga bisa dijumpai hingga di kecamatan bahkan pedesaan.

Nah, di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk ini, ada sebuah kafe baru yang memiliki keunikan. Disebut unik, karena kafe ini menggabungkan fungsi pelayanan masyarakat, pembinaan masyarakat, sekaligus fungsi sosial ekonomi. Selain itu, konsep bangunan dan furnitur bergaya industrial dengan aksen kayu jati Belanda.

Kafe yang menjadi satu dengan lingkungan kantor Kecamatan Sukomoro ini dinamai “Kafe ASMARA". ASMARA sendiri kependekan dari Aspirasi Masyarakat. Lalu bagaimana fungsi kafe dalam pelayanan masyarakat? Menurut Camat Sukomoro Drs. Tri Basuki Widodo, M.Pd, Kafe ASMARA dibangun sebagai pengembangan dari sarana prasarana pendukung kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan atau PATEN.

"Karena Café ASMARA bukan sebatas kafe saja, tapi juga memberikan pelayanan PATEN, termasuk di malam hari. Untuk itu, disediakan pula fasilitas internet cepat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Tri Basuki Widodo sembari menerangkan layanan administrasi masyarakat pada malam hari di Kafe ASMARA seperti pelayanan terpadu KTP, KK, Surat pindah (SKPWNI), surat keterangan miskin, surat dispensasi nikah, serta surat rekomendasi hajatan COVID-19 bagi masyarakat di kecamatan Sukomoro.

Camat Tri menerangkan fungsi Kafe ASMARA dalam pembinaan kemasyarakatan ditunjukkan dengan adanya interaksi yang lebih familiar antara masyarakat pengunjung kafe dengan aparatur di tingkat Kecamatan, termasuk dengan Forkopimcam. 

"Kafe ini bisa menjadi tempat berbagi dan diskusi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Jadi, ada komunikasi dua arah antara masyarakat dan aparat. Ini sangat membantu kelancaran tugas Kecamatan", ungkap Camat Tri. Karenanya, kafe ini sengaja didirikan di lingkungan kecamatan, karena dinilai sangat erat dengan budaya dan tradisinya yang menyatu dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Tri Basuki Widodo menjelaskan Kafe ASMARA sekaligus sebagai tempat untuk mempromosikan produk UMKM di Kecamatan Sukomoro. "Soal menu yang disajikan, tidak akan membuat pengunjung kecewa", terang Tri.

Karena Kafe ASMARA menyedikan menu spesial kekinian, dimana jam operasionalnya mulai jam 16.00 – 22.00 WIB. Namun, ditengah pandemi, operasional kafe akan ditata kembali.

Menurut Tri Basuki Widodo, dengan hadirnya Kafe AMARA yang asri dan kekinian ini, direspon dengan baik oleh para Aparatur Sipil Negara di lingkup Kecamatan Sukomoro. Karena dinilai sangat membantu serta memudahkan pelayanan diluar jam kerja, selain itu pihaknya juga menjadi  sigap tanggap dalam melayani masyarakat baik berupa administrasi, bencana dan lainnya. (Hs/Ys)

0 Komentar