Januari Mulai Vaksinasi COVID-19, Dinkes Nganjuk Siapkan Puluhan Vaksinator

Tunggu 15 menit setelah vaksinasi baru boleh pulang, untuk memastikan kesehatan penerima vaksin

Menteri Kesehatan mengatakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama akan dilaksanakan Januari - April 2021. Menyikapi itu, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan persiapan. Persiapan tersebut meliputi pelatihan petugas vaksinator dan persiapan sarana prasarana vaksinasi.

Kepala Dinkes yang dihubungi PING melalui Kundariana,  SST., M.MKes., Kasi Survim (survailans dan imunisasi) menyampaikan Dinkes telah menyiapkan 50 orang tenaga kesehatan sebagai vaksinator yang terdiri dari Dokter, Perawat dan Bidan.

"Mereka telah mendapatkan pelatihan penyuntikan vaksin Covid-19. Vaksinator ini tersebar di 20 Puskesmas dan Rumah Sakit  di Kabupaten Nganjuk", ujar Kundariana (28/12/2020).

Kundariana menambahkan, nantinyanya dalam pelaksanaan vaksinasi dilakukakan di 20 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit yakni RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono dan RS Bhayangkara Nganjuk.

Tunggu 15 Menit Sebelum Pulang

Vaksinasi Covid-19 baru pertama kali terjadi di dunia. Diperlukan ketelitian dan kesiapan yang ektra dalam melaksanakan vaksinasi. Maka dari itu, Kundariana meminta semua pihak kooperatif dan mematuhi instruksi vaksinator dalam pelaksanaan vaksinasi nanti.

Vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Informasi. Dinkes akan membuat daftar masyarakat yang akan mendapatkan vaksin dan selanjutnya masyarakat akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS Blast, terkait jadwal, hari, jam dan lokasi pemberiaan vaksin.

"Setelah disuntik vaksin, masyarakat harus istirahat di lokasi vaksinasi selama kurang lebih 15 menit untuk observasi. Setelah dipastikan tidak ada gejala ataupun keluhan pasca vaksinasi, baru dibolehkan pulang dibekali kartu imunisasi atau sertifikat imunisasi dari petugas", tambah Kundariana.

Kundariana juga menyampaikan yang menjadi prioritas vaksinasi yakni tenaga kesehatan, POLRI, TNI, tokoh agama, petugas pelayanan publik dan masyarakat yang tinggal di daerah yang resiko tinggi.

Terkait sarana prasarana, Kundariana menegaskan saat ini Dinkes telah siap 74 cold  chain atau tempat penyimpanan vaksin di puskesmas dan Rumah Sakit. Masih dibutuhkan 3 tambahan cold chain yang akan dicukupi dari APBD dan bantuan dari pusat sebanyak 3 buah. (Tyo)

Baca juga:
Menkes Budi: Vaksinasi COVID-19 Tahap I Januari - April

0 Komentar