Jangan Kendor Tetap Waspada Covid 19 Ini Pesan RSUD Nganjuk

Cegah dengan Selalu Menerapkan Protokol Kesehatan

NGANJUK, PING-Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia, khususnya Kabupaten Nganjuk masih mengalami peningkatan setiap harinya. Pada hari Selasa (20/04/2021), dilaporkan ada penambahan sebanyak 10 kasus baru COVID-19 di Kota Bayu. Sehingga total kasus COVID-19 di Kabupaten Nganjuk telah mencapai sebanyak 3.578 kasus konfirmasi. Sementara, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 3.210 pasien. Sedangkan kematian akibat virus Corona di Kabupaten Nganjuk sebanyak 309 kasus.

Berkaca dengan selalu bertambahnya kasus COVID-19, dikhawatirkan masyarakat akan abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Apalagi, COVID-19 belum ditemukan obatnya. Jadi, yang bisa dilakukan adalah upaya preventif atau pencegahan. Yakni dengan vaksinasi maupun penerapan prokes.

Hal itu diungkap Direktur RSUD Nganjuk dr. Achmad Noeroel Cholis saat rapat koordinasi (rakor) evaluasi pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)) Mikro di Ruang Anjuk Ladang, Senin (19/04/2021). Dokter berkacamata ini mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes dengan ketat, melalui gerakan 3M plus. “Menjaga jarak atau physical distancing, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menghindari kerumunan,” terangnya.

Ia berharap penerapan disiplin prokes tersebut berjalan di berbagai lini. Mulai kantor, industri, tempat pelayanan public dan sarana umum lainnya. Serta ia berharap ada operasi prokes berkala, dengan memberi sanksi bagi yang melanggarnya. “Misalnya yang tidak bermasker di tempat umum. Atau yang berkerumun,” katanya sambil menyebut pandemi akan berlangsung relative lama, dan meminta masyarakat membudayakan 3M plus.

Dokter asal Ngronggot ini berpesan bagi pasien terkonfirmasi COVID-19 agar tidak melakukan isolasi mandiri di rumah. Upaya tersebut agar anggota keluarga lain tidak ikut tertular, dan juga terkonfirmasi positif. “Untuk menghindari klaster keluarga. Maka pasien tanpa gejala dan gejala ringkan, silakan isolasi di RS darurat COVID-19 Mpu Sindok. Untuk yang gejala berat, silakan isolasi di rumah sakit,” jelasnya. (Nr/Ae)

0 Komentar