Inspektorat Bertekad Tingkatkan Kapabilitas APIP Pada Level 3

Menggandeng BPKP Perwakilan Jatim Adakan Bimtek Manajemen Risiko dan PPBR

NGANJUK, PING-Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) di setiap kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah harus berada pada level 3 atau integrated. Untuk itu, Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk berupaya mengoptimalkan APIP di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Salah satu upayanya yakni dengan mengadakan bimbingan teknis (bimtek), dengan menggandeng Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Bimtek sendiri bertujuan Meningkatan kapabilitas APIP terkait manajemen risiko, Perencanaan Pengawasan  Berbasis Risiko (PPBR), dan audit kinerja.

Bimtek berlangsung selama tiga hari di ruang rapat Inspektorat Kabupaten Nganjuk. Tepatnya pada Senin (19/04/2021) hingga Rabu (21/04/2021) serta mendapat kunjungan Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA.

Dalam sambutannya Kang Marhaen mengatakan, Inspektorat Nganjuk dalam pelaksanaan tugasnya telah memberi nilai tambah yang luar biasa bagi Kabupaten Nganjuk. Antara lain yang paling menonjol adalah peran Inspektorat dalam mengawal pemeriksaan rutin BPK. Serta kesigapan dalam menindaklanjuti hasil temuan BPK.

Terbukti dari prestasi WTP yang diraih Kabupaten Nganjuk. Yaitu peringkat pertama selama dua tahun berturut-turut dalam pemenuhan tindak lanjut BPK. "Selain itu, program inovatif Inspektorat lainnya yang sangat membanggakan diantaranya KLik KLok Waspada atau Klinik Konsultasi Pengawasan pada Desa, dan Anugerah Tata Kelola Keuangan Desa," kata Kang Marhaen.

Lebih lanjut Wabup Marhaen berpesan kepada jajaran Irbanwil, Auditor dan P2UPD agar APIP mampu menularkan budaya kerja yang baik kepada perangkat daerah yang lain. "APIP perlu terus menyosialisasikan program-program kerjanya kepada masyarakat, perangkat daerah dan pemerintah desa. Sehingga peran serta APIP dalam mendukung kinerja pemerintah daerah dapat diketahui oleh semua pihak," lanjutnya.


(Kiri) Inspektur Nganjuk Ir. Fajar Judiono, bersama Wabup Marhaenserta Tim BPKP Provinsi Jatim.

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk Ir. Fajar Judiono menambahkan, untuk menuju kapabilitas APIP level 3 tidak secara instan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kapabilitas, profesionalitas, dan independensi dalam bertugas. "Demi mewujudkan APIP dengan slogan disegani dan dibutuhkan," imbuh mantan Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk itu.

Pada kesempatan itu, tim BPKP Provinsi Jawa Timur dipimpin oleh Gathut Sukopriyono. Ia mengatakan, selain melaksanakan bimtek, pihaknya juga melakukan penjaminan kualitas atas Penilaian Mandiri Kapabilitas APIP Level 3. Rencananya, tim BPKP Jatim akan melakukan wawancara dengan perangkat daerah yang menjadi obyek pengawasan APIP di Kabupaten Nganjuk. Di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Dinas PMD, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan.

"Di samping dengan perangkat daerah yang menjadi obyek pengawasan, kami juga melakukan wawancara dengan Wakil Bupati Nganjuk dan Pimpinan DPRD Kabupaten Nganjuk untuk menggali informasi mengenai peran dan kontribusi APIP dalam mendukung roda pemerintahan di Kabupaten Nganjuk" tambah Gathut.

Baca juga:

0 Komentar