IGD Tak Muat, RSUD Nganjuk Bangun Tenda Darurat Tampung Pasien COVID-19

Warga Nganjuk sadarlah! Tenaga kesehatan kewalahan, warga diminta kesadaran patuhi 3M dan tetap di rumah

Kasus COVID-19 di Nganjuk terus meningkat. Sementara itu, tiap hari pasien sembuh juga bertambah. 

Dikutip dari data Info Covid-19 Jawa Timur, per tanggal 25 Desember 2020 pukul 11.42 WIB, Kabupaten Nganjuk terdapat Konfirmasi 1.040 orang (bertambah 15 orang dari hari sebelumnya). Sembuh 845 orang (bertambah 17 orang dari sebelumnya), dan meninggal 105 orang (bertambah 1 orang dari sebelumnya).

Status Kabupaten Nganjuk sebagai zona oranye (Daerah Resiko Sedang), dengan skor 1,96, skor yang sama dengan sehari sebelumnya.

Jumlah pasien Konfirmasi aktif yang dirawat sebanyak 90 orang  (berkurang 3 orang dari hari sebelumnya). Mereka dirawat di RSUD Nganjuk 72 orang, RSUD Kertosono 35 orang, RS Darurat Pu Sindok 7 orang.

Masih ada 18 pasien Suspect Covid-19 di IGD RSUD Nganjuk, yang sebenarnya hanya mampu menampung 2 tempat tidur isolasi dan 4 di Trige IGD, sehingga pasien tidak mendapat tempat yang sesuai di IGD, bahkan sampai di teras IGD.

Meningkatnya kasus Covid-19, membuat IGD RSUD Nganjuk tak mampu lagi menampung pasien. Pihak RSUD Nganjuk bekerjasama dengan BPBD dan Dinas Sosial PPPA membangun tenda darurat untuk pasien.

"Sudah hampir 1 minggu terakhir ini, pasien Suspect Covid-19 di IGD selalu stagnan dan memenuhi ruangan hingga teras IGD. karena memang ruang kami sudah tidak mampu menampung lagi, padahal kami baru saja menambah kapasitas 28 tempat tidur isolasi lagi", ungkap dr Tien Farida Yani, MMRS selaku Wakil Direktur Pelayanan RSUD Nganjuk sekaligus Penanggungjawab Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di RSUD Nganjuk.

"Untuk itu, di hari libur Natal dan tahun baru ini kami segera melaporkan dan meminta izin bapak Direktur, untuk berkoordinasi dengan Satgas Kabupaten, BPBD dan Dinsos untuk mengatasi hal ini, dengan membangun tenda darurat di depan IGD, untuk menampung pasien-pasien kami agar lebih aman dan nyaman, walau sementara", tambahnya.

Selain tenda darurat, RSUD Nganjuk sekaligus menyiapkan mobilisasi dan transportasi pasien. Kapasitas tenda menampung pasien sebanyak 15 orang.

(Proses pembangunan tenda darurat pasien Covid-19 di depan IGD RSUD Nganjuk)

Atas meningkatnya kasus Covid-19 yang membuat dibangunnya tenda darurat, RSUD Nganjuk berharap peran serta masyarakat mengatasi Covid-19.

"Jangan meremehkan Covid-19, karena ini nyata, dan perlu kerjasama semua untuk tetap mematuhi 3M. Petugas kami di RS sudah sangat kewalahan. Untuk itu semua harus patuhi Protokol Kesehatan. Agar imun selalu terjaga dan dijauhkan dari Covid-19 ini." pungkas dr. Tien.

Pantuan PING di lapangan, 11 orang personil gabungan TRC Dinas Sosial PPPA dan BPBD mendirikan tenda besar di kompleks RSUD Nganjuk bersama tim dari RSUD nganjuk.

Data Penambahan Konfirmasi, Pasien Sembuh, dan Meninggal

Berikut daftar tambahan Konfirmasi tanggal 25 Desember 2020:

  1. Perempuan, usia 59 th, alamat  Nganjuk
  2. Laki-laki, usia 52 th, alamat Sukomoro
  3. Perempuan, usia 30 th, alamat  Ngronggot
  4. Laki-laki, usia 28 th, alamat Baron
  5. Perempuan, usia 19 th, alamat  Ngronggot 
  6. Laki-laki, usia 12 th, alamat Nganjuk
  7. Perempuan, usia 33 Th, alamat  Loceret
  8. Perempuan, usia 37 th, alamat  Nganjuk
  9. Perempuan, usia 61 th, alamat Nganjuk
  10. Laki-laki, usia 36 th, alamat Loceret
  11. Perempuan, usia 60 th, alamat  Prambon 
  12. Perempuan, usia 28 th, alamat Loceret
  13. Laki-laki, usia 48 th, alamat  Berbek
  14. Laki-laki, usia 52 th, alamat Rejoso 
  15. Laki-laki, usia 27 th, alamat Nganjuk

Daftar pasien sembuh:

  1. Laki-laki, usia 60 th, alamat  Nganjuk
  2. Perempuan, usia 28 th, alamat  Nganjuk
  3. Laki-laki, usia 61 th, alamat  Tanjunganom 
  4. Laki-laki, usia 23 th, alamat  Loceret
  5. Perempuan, usia 1 th, alamat Berbek
  6. Perempuan, usia 20 th, alamat Tanjunganom
  7. Laki-laki, usia 38 th, alamat Loceret
  8. Laki-laki, usia 26 th, alamat Rejoso
  9. Perempuan, usia 37 th, alamat  Pace
  10. Perempuan, usia 52 th, alamat Nganjuk
  11. Perempuan, usia 66 th, alamat  Loceret
  12. Perempuan, usia 22 th, alamat  Pace
  13. Laki-laki,  usia 55 th, alamat Loceret
  14. Laki-laki, usia 44 th, alamat Nganjuk
  15. Laki-laki, usia 43 th, alamat Nganjuk
  16. Perempuan, usia 71 th, alamat  Berbek
  17. Laki-laki, usia 32 th, alamat Nganjuk

Pasien meninggal:
laki laki, usia 71 th, alamat Loceret, dari perawatan RSUD Nganjuk, meninggal 19 Desember 2020.

Baca juga:

6 Komentar

Anang Dwijo Suryanto

Semoga yang sakit diberi kesembuhan, yg meninggal diampuni dosa² nya, dan dokter paramedis diberi kesehatan, kekuatan dan kesabaran. Aamiin.

Zain

Semangat paramedis Smg ALLOOH selalu memberikan kesehatan dan kekuatan Aamiin

yulia bekthi

semangat 👨‍⚕️👩‍⚕️ paramedis. semoga penyakit ini segera hilang aamiin.....

Irfan hakim

Memangnya beneran ya covid?

Amrowi

Tetap semangat paramedisku....

Riefa Uswana

tetap semangat di rmh saja.. tahan jangan keluyuran.. jangan berkerumun.. better stay at home..