Hari ke 3 Evakuasi Korban Tanah Longsor Ngetos, 1 Korban Ditemukan

Sudah 13 korban meninggal dunia, 2 orang selamat, dan 6 orang masih dalam pencarian.

Hingga hari ke 3 tahap evakuasi korban tanah lonsor di Dusun Selopuro, Ngetos, 1 orang korban berhasil ditemukan. Letkol. Inf. Georgius Luky Ariesta, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, selaku Ketua Komando Tanggap Darurat, Rabu (17/02/2021) malam menyampaikan bahwa 1 orang korban yang berhasil ditemukan berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan di sektor A oleh tim gabungan dengan keadaan meninggal dunia, sehingga total hingga hari ini sebanyak 13 korban meninggal dunia,” ungkap Dandim. 478 personil dari 51 lembaga terlibat dalam evakuasi hari ini. Untuk memperlancar mobilitas tim evakuasi, sampai saat ini di lokasi bencana masih dilakukan penyekatan arus kendaraan.

Disampaikan, bahwa jumlah pengungsi dari warga yang terdampak bencana tanah longsor adalah sebanyak 142 orang. “Dari 142 pengungsi ini terdiri dari 73 laki-laki dan 69 perempuan, semuanya berada di SDN 3 Ngetos,” tambahnya.

Sementara itu, untuk melanjutkan eavakuasi esok hari (Kamis, 18/02/2021), tim komando akan menghadirkan tenaga dari Badan Geologi untuk survei lokasi bencana guna mengurangi resiko kecelakaan terhadap tim evakuasi. Penambahan personil juga akan dihadirkan dari 4 personil TNI AL untuk melakukan trauma healing terhadap korban bencana.

Recana penyisiran masih sama menyisir sektor A dan sektor B, namun karna dari Badan Geologi menjelaskan bahwa masih banyaknya jalur air yang berkemungkinan menyebabkan longsor susulan untuk besok, Dandim menginstruksikan ekskavator jalan terlebih dahulu, dan setiap ekskavator dioperasikan oleh 2 personil. Jika korban sudah ditemukan, personil yang lain baru dipanggil untuk membantu evakuasi. Hal ini guna mengurangi korban jika terjadi longsor susulan.

“Besok di lokasi bencana akan disisir menggunakan 6 anjing pelacak dari pasukan K-9 untuk menentukan titik fokus pencarian korban, serta menambah tenaga dapur umum untuk mendukung kebutuhan logistik (mamin) tenaga evakuasi,” urai Dandim.

Guna memperlancar proses pengiriman data, dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk, kembali menerjunkan tim untuk memperlancar akses internet. “Kami sudah kerahkan personil IT untuk memasang fasilitas internet di posko, untuk memperlancar  proses pengiriman data di Pos Komando Tanggap Darurat,” ungkap Slamet Basuki, AP, Kadiskominfo Kabupaten Nganjuk.

0 Komentar