Guna Menjaga Kondisi Perairan Umum, DKPP Kabupaten Nganjuk Adakan Penebaran Benih Ikan

Upaya Jaga Kondisi Perairan Umum dan Cukupi Kebutuhan Protein Masyarakat

NGANJUK, PING-Guna menjaga kondisi peraian umum di Kota Bayu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk melakukan kegiatan restocking atau penebaran benih ikan. Ada tiga lokasi yang dipilih, yakni Embung Kulak Secang, Desa Jatigreges, Kecamatan Pace; Embung Kalimati Etan, Desa/Kecamatan Jatikalen, dan pesisir Sungai Brantas Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon.

Kabid Perikanan DKPP Kabupaten Nganjuk drh. Novi Eka Fatmawati menuturkan pihaknya menebar sebanyak 61 ribu ekor benih ikan tawes dalam kegiatan itu. Sedangkan pelaksanaan restocking berlangsung selama tiga hari. Tepatnya sejak Rabu (24/03/2021), hingga berakhir pada Jumat (26/03/2021). “Di hari terakhir kegiatan kami tebar di pesisir Sungai Brantas, Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon,” terangnya kepada reporter PING.

Restocking. Penebaran bibit ikan tawes oleh DKPP Nganjuk di Embung Kalimati Etan Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen, Rabu (24/03/2021)

Selain itu, kata drh. Novi, restocking kali ini bersumber dari APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2021. Berbeda dari sebelumnya yang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim.

Adapun dasar pemilihan lokasi penebaran benih yakni sesuai proposal yang masuk. DKPP Kabupaten Nganjuk lantas memverifikasi. “Kita sesuai prosedur. Dilihat kondisi dari debit air yang ada di lokasi tersebut ketika kemarau, apakah airnya tetap ada dan terjaga. Jika sesuai, maka kami proses,” lanjutnya menjelaskan alur pemilihan lokasi penebaran benih.

DKPP sendiri tidak asal menebar benih ikan. Dijelaskan drh Novi, pihaknya harus menentukan dahulu jenis ikan apa yang akan disebar. Dengan mempertimbangkan dan melihat jenis kandungan (PH) air. Asam atau basa. “Jadi dengan melihat PH air, kita bisa menentukan jenis ikan apa yang cocok dan bisa berkembang biak dengan baik di perairan itu”, paparnya menyebut restocking tersebut dilakukan dengan melalui kajian komperhensif agar ikan sesuai habitat dan bisa berkembang sempurna.

Selain upaya pelestarian peraian umum, restocking juga untuk mendukung program Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Sebab, ikan dipercaya mengandung protein yang tinggi. “Termasuk membangun gizi individu maupun kolektif masyarakat sekitar untuk gemar mengkonsumsi ikan. Melalui Gemarikan ini kita tumbuhkan dan tingkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat mengkonsumsi ikan untuk kebutuhan gizi seimbang,” tutupnya. (AND/ZAK)

Baca juga : 

0 Komentar