Gandeng Indomaret, Pemkab Nganjuk Hadirkan Inovasi Pemasaran Produk IKM/UKM

Wujud komitmen Tri Cita Bhakti kemandirian ekonomi. Produk masuk Indomaret setelah dikontrol mutunya. Fasilitator Ganang Wahyudi C., SE, Kasi Fasilitasi Usaha Mikro, HP / WA 0856-3075-372.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Disnakerkop UM menggandeng PT Indomarco Prismatama (Indomaret). pengembangan IKM/UKM merupakan salah satu program prioritas Pemkab Nganjuk untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Acara Launching produk usaha mikro Kabupaten Nganjuk yang digelar di Indomaret Jl.Yos sudarso dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, M.M. Rabu(02/12/2020). Hadir dalam acara Kepala Dinas, Camat, Kepala Disnakerkop UM, Kepala Disperindag, Pimpinan Indomaret Jombang dan para pelaku IKM/UKM. 

Baca juga:

Gencarkan Pemberdayaan UKM/IKM, Bupati Salurkan BPUM dan BSU

 

Kepala Disnakerkop dan UM, Agus Frihannedy,S.Pd, M.Si memaparkan bahwa menggandeng indomaret merupakan langkah pemerintah dalam memasarkan produk lokal Kabupaten Nganjuk. Syarat yang dilakukan para pelaku IKM/UKM bisa masuk pasar modern seperti indomaret atau pasar modern, yaitu  produk tersebut harus berasal dari Nganjuk, berdomisili di Nganjuk, produksi dari Nganjuk, dan bahan baku dari Nganjuk. Syarat kedua legalitas ijin produk. Produk dikemas dengan menarik dan informasi produk yang jelas seperti komposisi, expired, asal produk dan  harga yang kompetitif.

Dalam sambutannya, Mas Novi menjelaskan bahwa Tri Cita Bhakti kemandirian ekonomi tujuannya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat karena itu adalah cita-cita kita semua dalam menuju Indonesia yang merdeka yang maju dan sejahtera. Sebelum memberikan sambutan Mas Novi bertanya jawab dengan pelaku IKM/UKM yang hadir, dimana yang bisa menjawab akan mendapatkan souvenir.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berupaya seperti pembinaan, pengarahan, pelatihan untuk bisa mewujudkan produk yang berkualitas sehingga produk-produknya baik secara rasa, kuantitas, kualitas bisa diterima oleh market. 

“Dengan adanya pasar modern seperti indomart ini sebagai ajang, wadah untuk memberikan kemudahan dalam memasarkan produk dan lebih di kenal oleh masyarakat, dan ini di dorong oleh komitmen dukungan kebijakan dari pemerintah daerah”, terangnya. “Sementara, ada 25 produk IKM/UKM yang sudah masuk dan standarisasi dan diterima oleh indomaret”, tambah Mas Novi.

Baca juga:

Wabup Kang Marhaen Buka Job Market Fair 2019, Sediakan 3.500 Lowongan Kerja

 

Mas Novi berharap seluruh pelaku IKM/UKM baik yang sudah diterima dan yang akan diterima untuk terus melakukan perbaikan produk. Pemkab akan memfasilitasi supaya produknya tidak hanya bisa masuk di Indomaret Nganjuk tapi masuk di seluruh indomaret yang ada di wilayah Indonesia.

Di acara tersebut, dilakukan dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Nganjuk dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

Para pelaku IKM/UKM yang ingin difasilitasi pemasaran melalui gerai Indomaret, dapat menghubungi Ganang Wahyudi C., SE, Kepala Seksi Fasilitasi Usaha Mikro Disnakerkop UM, pada nomor telepon / WhatsApp  0856-3075-372. (Ys/Hs)

1 Komentar

Ninik Nuraini

Semoga UKM Nganjuk semakin berkembang dan tangguh menghadapi persaingan global