Festival Seribu Durian Desa Kepel, Bupati Nganjuk Resmikan Bendungan Sekar Langit

Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos., M.M., secara langsung meresmikan Bendungan Sekar Langit sebagai salah satu Destinasi Wisata di seputar Lingkar Wilis Kabupaten Nganjuk, Minggu (02/02/2020)

Acara di hadiri Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur yang mewakili Ibu Gubernur , Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.BA., Forkopimda, Dandim Nganjuk, Perwakilan Polres Nganjuk, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Nganjuk, serta Warga Masyarakat yang ikut meramaikan

Kabupaten Nganjuk memiliki banyak destinasi wisata, salah satu diantaranya adalah Bendungan Dewi Sekar Langit. Terletak di daerah seputar Lingkar Wilis, tepatnya di Dusun Tawangrejo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kondisi alam di sekitar bendungan ini masih alami dan dikelilingi oleh pegunungan hutan jati

Dengan potensi alam yang sangat potensial tersebut, sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh Pemerintah Desa. Untuk itu, Kepala Desa Kepel Sundari, dengan dibantu Pok Darwis Desa Kepel berusaha mengangkat Bendungan Sekar Langit menjadi Destinasi Wisata baru di Kabupaten Nganjuk yang wajib untuk dikunjungi wisatawan ke depannya nanti.
 

Peresmian Bendungan Dewi Sekar Langit ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat

Untuk mewujudkan ide tersebut, sejak beberapa bulan sebelumnya Pemerintah Desa Kepel telah mempersiapkan untuk membuat sebuah acara yang bertajuk “Festival Seribu Durian”. Acara tersebut pada akhirnya berhasil terlaksana pada Sabtu, 1 Pebruari 2020 di Bendungan Sekar Langit. 

Dalam terobosan yang telah dipersiapkan tersebut, Sundari berkonsentrasi untuk mempromosikan dua potensi yang dimiliki Desa Kepel yang patut diketahui oleh seluruh masyrakat Nganjuk dan sekitarnya. “Ini langkah saya untuk mengangkat 2 potensi yang ada yakni memperkenalkan waduk di desa saya sekaligus membantu perekonomian para petani buah dengan memfasilitasi memasarkan hasil buminya pada festival durian ini,” ujarnya.

Festival Seribu Durian ini diikuti oleh 134 stand bazar yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Buah Desa Kepel (APBDK). Disana para petani berkesempatan menjual hasil buminya berupa durian yang terkenal lezat dan sangat khas rasanya. Disamping itu ada sajian hiburan Parade Band tingkat SMA dan SMK yang menyerap banyak pengunjung

Sundari berharap semoga inovasi yang dilakukan Pemerintah Desa Kepel ini mendapat dukungan dari semua pihak agar kedepannya kegiatan ini nantinya akan di kukuhkan menjadi agenda tahunan oleh pemerintah kabupaten Nganjuk, sehingga Desa Kepel berkesempatan untuk memajukan potensi di daerahnya dan berguna bagi masyarakat guna meningkatkan taraf hidup.

Dilanjutkan dengan penandatanganan Batu Marmer peresmian oleh Bupati Nganjuk beserta rombongan dan melanjutkan dengan menabur benih ikan yang telah dipersiapkan panitia acara sebagai wujud dukungan terhadap potensi wisata daerah ini

Bupati Nganjuk berpesan “kepada Opd terkait, Kepala Dinas Disparporabud, Kepala desa dan camat, tingkat terus promosi dan marketing” Pungkasnya (alph,ys,ay/ diskominfo)

0 Komentar