Fasilitas Kantor Jangan Sampai Disalahgunakan, Pemkab Nganjuk Gelar Apel Kendaraan Dinas

Kang Marhaen memeriksa secara fisik kendaraan dan kelengkapan administrasi STNK dan Pajak kendaraan

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, melalui program Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK RI, bersungguh-sungguh mencegah korupsi di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Salah satu bidang yang rawan korupsi yakni pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), termasuk kendaraan dinas. Kendaraan dinas perlu diamankan dari kemungkinan terjadinya perbuatan korupsi. Dengan cara pertama melakukan inventarisasi. Kedua, diperiksa secara fisik keberadaannya.

Untuk menegakkan ketertiban administrasi aset milik daerah, Pemkab Nganjuk melaksanakan kegiatan apel kendaraan dinas, inventarisasi kendaraan dinas operasional dan perorangan di GOR Bung Karno pada Jum’at (29/7/2022).

Baca Juga : Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Kang Marhaen Resmikan Mini Market Bramasta Mart

Apel dipimpin secara langsung oleh Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk dan diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Nganjuk beserta pengurus barang di masing-masing instansinya.

Dalam arahannya, Kang Marhaen menyampaikan tujuan utama diselenggarakan apel yakni untuk mencegah adanya penyalahgunaan fasilitas kantor yang melanggar peraturan.

“Untuk menginventarisasi dan mengecek keberadaan kendaraan dinas,” tuturnya sembari menyebut apel kendaraan dinas dilakukan atas rekomendasi koordinasi, supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK RI pada rakor evaluasi MCP KPK (25/7/2022) lalu.

Kang Marhaen juga menyebut kegiatan apel selaras dengan penerapan pelantikan pejabat tanpa suap atau nol rupiah, sebagai rangkaian upaya pembenahan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Nganjuk.

“Ini adalah komitmen kita bersama menjunjung akuntabilitas, transparansi dan profesional dalam pengelolaan pemerintahan. Tidak sekedar slogan,” tegas Kang Marhaen. 

(Kang Marhaen memeriksa secara fisik kendaraan dan kelengkapan administrasi STNK dan Pajak kendaraan dinas)

Usai memberikan arahan, Kang Marhaen mengecek satu-persatu fisik dan kelengkapan kendaraan dinas yang mengikuti apel. Kang Marhaen juga berpesan kepada para pemegang kendaraan dinas agar berhati-hati menggunakan kendaraan dinas.  

“Tolong dirawat dan dipelihara dengan baik. Chek betul kondisi dan kelengkapan kendaraan. Pilih spare part yang bagus, untuk kemanan dan keselamatan diri kita," pesan Kang Marhaen kepada para pemilik kendaraan dinas.

Baca Juga : Sarasehan Hari Koperasi ke-75, Kang Marhaen Minta Kembalikan Ruh Koperasi

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk Kartimah menyampaikan bahwa apel kendaraan dinas tersebut diikuti oleh seluruh perangkat daerah di Kabupaten Nganjuk.

Pihaknya menyebutkan adanya apel kendaraan dinas dapat memperjelas keberadaan seluruh aset bergerak milik Pemkab Nganjuk. Juga sebagai dasar laporan aset Pemkab Nganjuk kepada KPK RI.

“Maka kita hari ini melaksanakan pengecekan dan memastikan keberadaan kendaraan dinas itu ada secara fisiknya. Mulai dari roda dua, roda tiga, roda empat dan roda enam aset milik Pemkab Nganjuk," jelasnya.

Dalam pengecekan kendaraan tersebut, Kartimah menyebut selain diperiksa secara fisik juga diperiksa kelengkapan administrasi kendaraan dinas. Baik STNK maupun pajaknya. "Termasuk kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk serta Forkopimda Nganjuk juga kita periksa,”bebernya. 

(Kang Marhaen pimpin apel kendaraan dinas Pemkab di Gor Bungkarno Nganjuk)

Menambahkan, Kartimah berharap kepada seluruh pemegang kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk, baik Kepala OPD maupun pejabat lainnya dapat memastikan kendaraan dinas di instansinya dalam kondisi baik dan ada secara fisik.

Baca Juga : BPKAD, Uji Publik RAPERDA Pengelolaan PKD dan BMD

“Tidak dipindah tangankan. Karena kendaraan dinas merupakan aset yang harus kita pelihara,” tegas Kartimah.

(ALPH/ZK)

 

 

0 Komentar