Edukasikan Kejujuran ke Pelajar, Road Show Bus KPK Dua Hari Gelar Sosialisasi Di Kabupaten Nganjuk

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) menggelar Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, pemahaman dan pengetahuan tentang tindak pidana  korupsi perlu diperkenalkan sejak dini di kalangan generasi penerus yaitu pelajar. Ini merupakan bagian dari program komisi pemberantasan korupsi melakukan sosialisasi dan edukasi.

Dalam rangka menggelar roadshow ke-Jawa Timur dengan tema “Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang digelar di Pendopo Kabupaten Nganjuk, selama dua hari, Selasa-Rabu (2-3 Juli 2019).

Rombongan tim KPK yang langsung dipimpin oleh Dr. Eng. Ir. Suwarno Sutikno tiba di Kabupaten Nganjuk diterima langsung Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, S.Sos, M.M, Wakil Bupati Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.H., MBA., dan Ketua DPRD Puji Santoso, S.H., di pendopo Kabupaten Nganjuk.

Tampak hadir jajaran Forkompimda Nganjuk, Dandim 0810/ Nganjuk Letkol (Kav) Joko Wibowo, S.H, M.M, Kajari Nganjuk Andriansyah, S.H., Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, S.I.K, M,H, Ketua DPRD  Puji Santoso, S.H., Kepala OPD, Camat dan tamu undangan.

Bupati sangat mendukung dengan adanya program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi oleh KPK, karena merupakan visi dari Kabupaten Nganjuk membangun Kabupaten yang  maju, berprestasi, dan bermartabat.

“Mari kita bangun Kabupaten Nganjuk yang bermartabat”. Tegas Mas Novi

Bupati juga berharap peran serta masyarakat dalam pengawasan berbagai macam tindakan antikorupsi. Untuk itu, kegiatan yang digelar KPK dengan melibatkan pelajar, aparat, Caleg,  hingga masyarakat luas juga berpengaruh positif.

Dalam kesempatan yang sama Penasehat KPK Dr. Eng. Ir. Suwarno Sutikno mengatakan bahwa roadshow yang dilakukan KPK dalam rangka mendekatkan diri ke masyarakat.

"Saya bersama tim KPK tidak bisa kerja sendiri, karena peran serta masyarakat sangat penting dalam pencegahan Korupsi”. Ujar Penasehat KPK Suwarno, Selasa (02/07).

Misi KPK dalam agenda keliling nusantara hanya satu, yaitu mengampanyekan kejujuran dengan selogan BERANI JUJUR HEBAT.

“Saya ingin memperkenalkan Bis Kejujuran sebagai sarana edukasi pelajar tentang ITE," imbuhnya.

Bis tersebut telah dimodifikasi dengan dilengkapi berbagai macam alat komputer di dalamnya, sebagai alat kerja saat berada di lapangan yang nantinya akan diperkenalkan ke pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan Drs. Muhammad Yasin M.Si., juga berharap kalau semua orang jujur negara akan makmur sehingga untuk mewujudkan Gemah Ripah Loh Jinawi akan bisa terwujud.

“Pemahaman tentang anti korupsi harus dimulai sejak dini yaitu dimulai dari pendidikan. Akan lebih efektif kalau karakter antikorupsi itu terbentuk”. Ujar Kepala Dinas Pendidikan.

Beberapa kegiatan untuk pelajar dan masyarakat umum yang diselenggarakan salah satunya yaitu Sosialisasi Antikorupsi, Nonton bareng film pendek antikorupsi, Permainan Interaktif, Pementasan Musik, Pertunjukan Tari Pelajar, Pagelaran Wayang Kulit, Pameran Pelayanan Publik, Mendongeng Antikorupsi, dan beberapa kegiatan lainnya. (Hs-Ys/Diskominfo)

Rekomendasi

judul.

0 Komentar