Dukung Desa Kelola BUMDes, Dinas PMD Gandeng Praktisi Pemberdayaan Luncurkan Aplikasi BUMDes

Setiap desa memiliki potensi. Tentu, potensi ini tidak terlepas dari potensi sumberdaya manusia. Keberadaan potensi sumberdaya manusia dapat difungsikan dalam kepentingan pembangunan desa, salah satunya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD), sebagai salah satu perangkat daerah yang membantu Bupati mempunyai tanggung jawab melaksanakan pembinaan desa-desa di Kabupaten Nganjuk, termasuk pembinaan BUMDes. Peran pembinaan desa oleh Dinas PMD semakin penting, disaat Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Mas Novi dan Kang Marhaen mencanangkan "Mbangun Deso Noto Kutho" di RPJMD 2018-2023.

Mengawali pembinaan BUMDes di tahun 2021 ini, Dinas PMD Kabupaten Nganjuk menggelar diskusi Pembinaan BUMDes yang menghadirkan peserta dari Dinas PMD, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Dinas Kominfo serta Supriadi praktisi pemberdayaan BUMDes. Kegiatan yang digelar di Aula Desa Praja Dinas PMD, Selasa (19/1/2021) itu digelar untuk menghasilan rancangan awal pembuatan aplikasi Bumdes . 

Sudarno, SE, MM selaku Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa PMD dan Supriadi mengusulkan untuk pembuatan aplikasi terkait Bumdes yang mempunyai konsep Bumdes Development Service atau dinamai BUMDev.

Aplikasi BUMDev hadir untuk mengatasi 3 masalah utama pengembangan BUMDes di Nganjuk yakni: minimnya pengetahuan soal BUMDes, terbatasnya ketrampilan mengeola BUMDes, dan belum tersedianya tool atau alat bantu manajemen BUMDes.

Salah satu fitur yang ada di aplikasi tersebut diantaranya untuk mengatasi masalah yaitu salah satunya membantu mendaftarkan lembaga BUMDes agar dapat divalidasi oleh Pemerintah. Membantu dalam memperoleh akses informasi terkait bantuan dari pemerintah. Membantu proses pengelolaan keuangan termasuk laporannya. Dengan berbagai fitur diantaranya : 
1. Info bumdes 
2. Produk bumdes 
3. Usaha
4. Pemberdayaan
5. Forum

Terkait pembuatan aplikasi tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Slamet Basuki, memberikan dukungan penuh. Dia juga berharap Dinas PMD segera mengkaji dan menetapkan penggunaan aplikasi tersebut.

"Diskominfo menyambut inovasi aplikasi dari PMD ini dan siap memberi 2 dukungan. Yakni dukungan teknis berupa menyediakan subdomain dan server untuk database aplikasi serta dukungan publikasi promosi BUMDes gratis", ujar pria yang pernah bertugas di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa itu.

T.A Pemberdayaan Masyarakat dan T.A PED menuturkan bahwa ini adalah langkah awal yang baik untuk pemulihan ekonomi untuk perkembangan di masyarakat, serta adanya aplikasi tersebut untuk mensuport dukungan Bumdes dari Tingkat Pusat hingga Tingkat Kabupaten. Bumdes sendiri harus dibudayakan, pemulihan ekonomi dan Desa harus benar-benar berkibar dan ditahun ini harus bisa terakumulasi, tutupnya.

Baca juga:

0 Komentar