Disparporabud Tutup Wisata Nganjuk, Bupati Keluarkan SE Disiplin Prokes

Antisipasi COVID-19 meningkat. Ditutup sementara, antisipasi libur Natal dan tahun baru

Penikmat wisata Nganjuk, agaknya harus bersabar. Selama masa liburan Natal  2020 dan tahun baru 2021, Dinas Pariwisata Pemuda Olah Raga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk menutup tempat wisata di Nganjuk. Hal ini dikarenakan meningkatnya kasus COVID-19 di Nganjuk.

Disparporabud telah menginstruksikan petugas pengelola tempat wisata untuk menutup sementara mulai 24 Desember hingga 4 Januari 2021.

Terdapat empat objek wisata yang ditutup yaitu :

  1. Objek Wisata Taman Rekreasi Anjuk Ladang, Kelurahan Ploso, Kecamatan Nganjuk,
  2. Objek Wisata Goa Margo Tresno, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu,
  3. Objek Wisata Roro Kuning, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret,
  4. Objek Wisata Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Parporabud, melalui Itsna Shofiani, ST, MT selaku Sekretaris Dinas menghimbau untuk tempat wisata lainnya yang dikelola oleh desa untuk menutup atau membatasi jumlah pengunjung yang hendak berwisata di tempat tersebut.

”Penutupan  empat objek wisata ini adalah upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang potensi penyebarannya mayoritas dari pengunjung tempat wisata,” ungkap Itsna.

Tak sekedar menutup saja, pihak Dinas juga bekerjasama dengan Polres serta Kodim Kabupaten Nganjuk untuk melakukan pengamanan selama penutupan berlangsung.

Masyarakat diminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak / menghindari kerumunan).

 

Surat Edaran Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan 

Menyikapi meningkatnya kasus COVID-19 di Nganjuk, Satgas COVID-19 Nganjuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/3362/411.010/2020 tentang Penegakan Disiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Penyebaran Virus COVID-19 Kabupaten Nganjuk.

SE tertanggal 23 Desember 2020 yang ditandatangani Bupati Nganjuk selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19, ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa dan Lurah, Pelaku Bisnis/ Usaha/ Swasta, Pimpinan/ Ketua Ormas, dan Tokoh Masyarakat.

SE Ketua Satgas menindaklanjuti hasil rapat evaluasi Satgas (16/12/2020) dimana Bupati mengeluarkan instruksi penanganan COVID-19.

Secara lengkap, SE Satgas dapat diunduh disini

Baca juga:
COVID-19 Nganjuk Meningkat, Bupati Keluarkan 10 Instruksi

0 Komentar