Disparporabud Kenalkan Sejarah Melalui Pameran Temporer Museum Anjuk Ladang

Plt Bupati Kang Marhaen Membuka Langsung Acara Secara Simbolis

NGANJUK, PING - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk mengajak generasi muda Kota Bayu cinta museum. Untuk itu, Disparporabud Kabupaten Nganjuk menggelar pameran temporer di Museum Anjuk Ladang. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Jumat (26/11/2021), dan berakhir hari Minggu (28/11/2021).

Hadir dan membuka secara langsung pameran tersebut adalah Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA. Kang Marhaen mengatakan, museum harus dimaknai sebagai masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

"Sehingga pameran museum seperti ini tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Tetapi bagimana betul-betul menggali sejarah, kecintaan kepada sejarah, dan memberdayakan masyarakat cinta sejarah museum," jelas Kang Marhaen.

Selain itu, menurut Kang Marhaen, pameran tersebut juga agar generasi muda mengetahui akan sejarah. Terutama tentang apa saja yang ada di dalam museum. 

"Dan supaya tahu, era sudah berubah. Maka museum harus orientasi ke depan. Agar anak-anak muda datang ke museum, sekaligus mencintai sejarah," harap kepala daerah yang dikenal akrab dengan wong cilik tersebut.

Sebagai informasi, pada kesempatan itu Kang Marhaen didaulat membuka acara secara simbolis. Turut hadir dan mendampingi, Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk Drs. Gunawan Widagdo, M.Si. Dan juga para tamu undangan yang lainnya.

Acara yang rutin digelar setiap tahun tersebut juga diikuti puluhan peserta. Mereka berkesempatan membuka stand di sana, untuk memamerkan berbagai benda koleksi temporer sejarah sejak ratusan tahun lalu.

Para peserta juga berasal dari museum daerah lain. Termasuk para pecinta sejarah. Antara lain dari Museum Airlangga Kota Kediri, Pangkasa Gebang Tinatar Kabupaten Ponorogo, dan Pelestari Budaya Kadiri.

Kemudian komunitas Tapak Jejak Kadiri, MGMP IPS SMP N 1 Nganjuk, Komunitas Pecinta Sejarah Nganjuk (Kota Sejuk), dan Komunitas Bini Alami Gondang. 

(AE/AL) 

0 Komentar