Disnakerkop UM Kembangkan BLK Komunitas untuk Ciptakan SDM Andal

Guna Mencetak Tenaga Ahli Terampil Sekaligus Kurangi Pengangguran

NGANJUK, PING-Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing. Salah satu bentuk komitmen tersebut yakni dengan membina Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas yang telah beroperasi agar mampu berkembang, mandiri, optimal, serta kecukupan pada aspek perizinannya.

Senin (14/06/2021), Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk mengadakan pelatihan SDM Komunitas. Acara dibuka oleh Sekretaris Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Dra. Sri Laksmita Hardini. “Untuk meningkatkan kompetensi SDM, perlu peningkatan jumlah lembaga pelatihan kerja dalam mendukung peningkatan kompetensi tersebut,” tuturnya saat membuka acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Cerme, Pace tersebut.

Dijelaskan Dini, pemerintah daerah maupun pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah memberikan kemudahan, dalam hal pendaftaran dan perijinan bagi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Termasuk di antaranya adalah BLK Komunitas pondok pesantren. “Seperti bimtek yang telah dilaksanakan sebelumnya di Aula Disnakerkop UM bersama Kemnaker," imbuh Dini.

Pengarahan Sekretaris Disnakerkop UM  Kabupaten Nganjuk kepada peserta pelatihan di BLK Miftahul Ulum Cerme, Pace

Untuk itu, dengan adanya pelatihan BLK Komunitas tersebut, diharapkan bisa menjadi pilihan sarana prasarana tempat pelatihan bagi masyarakat. “Semoga ke depan bisa mencetak SDM atau tenaga yang terampil sesuai bidangnya dan siap memasuki dunia kerja dengan bekal ketrampilan yang bagus," harap Dini.

Sebagai informasi, pelatihan tersebut berlangsng selama 50 hari kerja. Pesertanya sebanyak 16 orang, yang berasal dari Kota Bayu maupun wilayah lain. Disnakerkop UM sendiri memberi pelatihan teknik las dan welding.

Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk berupaya mendukung program pemerintah dalam rangka memperkuat dan mengembangkan BLK Komunitas. Penguatan tidak hanya dari sisi jumlah lembaganya. Tapi juga mutu program pelatihannya. 

“Pelatihan yang dikembangkan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal dan mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha. Yang pada akhirnya bisa menekan angka pengangguran serta memulihkan perekonomian tenaga kerja utamanya di Kabupaten Nganjuk," tambahnya. (Hs/Ys)

0 Komentar