Dinas PMD Dorong Manfaatkan BKK untuk Infrastruktur Desa

Kedepankan Fungsi dan Manfaat bagi Masyarakat

NGANJUK, PING-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) infrastruktur desa dan pengembangan kawasan perdesaan lingkar Wilis tahun 2021, Kamis (17/06/202).

Hadir pada FGD tersebut, Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, S.Sos. Kemudian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki, A.P. Kemudian, Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Hermin. Hadir juga Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA P3MD) Kabupaten Nganjuk Suparman, serta 42 orang peserta yang merupakan kepala desa penerima BKK di Kota Bayu.

Dalam acara yang berlangsung di aula Dinas PMD itu, Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk Tri wahyu Kuntjoro, S.Sos mengatakan BKK diberikan kepada desa berupa uang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sedangkan peruntukannya dan pengelolaannya ditetapkan oleh pemerintah daerah. Tri menambahkan, dalam penggunaannya, BKK tidak boleh lepas dari Peraturan Bupati (Perbup) tentang BKK. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk pengembangan tempat wisata di desa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi desa.

"Dana BKK dapat digunakan untuk pembangunan desa. Seperti infrastruktur transportasi. Misalnya pembangunan jalan dan jembatan. Kemudian infrastruktur pengairan, bisa digunakan pembangunan sarana air bersih atau saluran pembuangan air, atau limbah. Bisa juga untuk pembangunan sekolah PAUD. Dan bisa digunakan untuk membangun infrastruktur bangunan kesehatan tingkat desa. Serta infrastruktur penerangan, dan infrastruktur lain yang dibutuhkan desa," jelas Tri sambil berpesan agar bantuan tersebut tidak digunakan untuk infrastruktur pemerintahan desa seperti pembangunan kantor desa.

Sebagai informasi, terdapat 42 desa dari sembilan kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang mendapatkan BKK di tahun ini. Dengan pembagian, 23 desa mendapatkan BKK untuk infrastruktur desa. Sedangkan 19 desa mendapat BKK untuk pengembangan kawasan perdesaan lingkar Wilis. (Chus/Nr)

 

Baca Juga:

0 Komentar