COVID-19 Nganjuk Meningkat, Bupati Keluarkan 10 Instruksi

Bupati, Wabup, Forkopimda gelar rapat evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk

"Saya perintahkan seluruh ASN Nganjuk siaga di tempat. Fokus penanganan COVID-19. Tidak boleh ada perayaan pergantian tahun". 

Inilah 2 dari 10 point instruksi Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat, saat rapat Satgas COVID-19 Kabupaten Nganjuk, Rabu (16/12/2020) di Ruang Rapat Roro Kuning.

Instruksi dikeluarkan setelah terjadi peningkatan kasus COVID-19 di Nganjuk, yang juga terjadi di Jawa Timur dan Nasional. 

Data per tanggal 15 Desember 2020, Kasus COVID-19 Kabupaten Nganjuk, Konfirmasi sebanyak 909 orang. Sebanyak 102 orang dirawat. 92 orang meninggal, 715 orang sembuh. 

Selain itu, 5.555 orang berstatus Kontak Erat yang berpotensi terjangkit. Sementara itu, tingkat kesembuhan 78%, tingkat kematian 10,12%. 

Saat ini, Kabupaten Nganjuk berada pada zona orange. Di tingkat Desa, sebanyak 191 Desa berstatus zona hijau. 31 Desa zona kuning, 60 Desa zona orange, dan 2 Desa zona merah.

Kondisi ini menunjukkan terjadi peningkatan kasus COVID-19, ditengarai penularan terjadi pasca liburan bersama, November. Padahal, Oktober lalu, COVID-19 Nganjuk menurun dan sempat berada pada zona kuning.

Atas kondisi ini, Bupati mengeluarkan 10 instruksi berikut:

  1. Melarang perayaan pergantian tahun 2020-2021.
  2. ASN siaga di tempat. Tidak ada cuti kecuali liburan natal.
  3. Membatasi pengunjung kafe dan mencegah kerumunan tempat umum (nongkrong).
  4. Menunda pembelajaran tatap muka di sekolah sampai kondisi aman.
  5. Mengontrol kegiatan keagamaan dengan membatasi peserta kurang dari 50 orang. 
  6. Memperpanjang masa tugas Relawan COVID-19 di RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono, RS Darurat Pu Sindok, Puskesmas, Dinkes sampai bulan Juni 2021.
  7. Membuka Rumah Sakit Darurat tambahan di Hotel Wisata Karya Sawahan bagi pasien Konfirmasi bergejala ringan.
  8. Melarang isolasi mandiri bagi orang yang Konfirmasi COVID-19.
  9. Mengaktifkan kembali Kampung Tangguh Semeru untuk penanggulangan COVID-19 dan bencana. 
  10. Mengaktifkan rumah singgah, terutama kecamatan dan desa zona merah dan orange.  

Sementara itu, Wakil Bupati, memerintahkan kepada Sekretaris Daerah untuk merumuskan Surat Edaran menindaklanjuti instruksi Bupati. "Instruksi Bupati selaras dengan hasil rakor Satgas COVID-19 Jawa Timur beberapa waktu lalu", tambah Wabup yang akrab disapa Kang Marhaen.

Baca juga:

Konfirmasi Covid Meningkat, Satgas Ajak Tegakkan Kembali SE Bupati Nganjuk

 

16 Komentar

Difin

Alhamdulillah iki mau jalan A Yani malem minggu ruamee mulai bar magrib. Lhosss tanpo masker n tanpa tempat cuci tangan yang cukup, tetap waspada n jaga imunitas dan kesehatan diri, kluarga dan lingkungan.

Arif Kurniawan

Kurangnya kesadaran kita pentingnya prokes mencegah penyakit ini menular kemana-mana...Tiga Pilar (desa/kel, bhbnkamtbmas, babinsa) gerak lagi guna sosialisasi ttg prokes

Agus Sugianto

PING sangat bermanfaat sbg informasi yg bijak dan berinovasi.

Abdiman

Plugin comment fb atau discusnya diaktifin dong min. Biar bisa sering2 komentar disini. Repot masukin nama dan email terus

Admin PING Balasan

Siap kami proses. Masukan yang 👍

HP

Sabar nyang omah sauntoro, sinambi nonton tipi acara tahun baru sing penting tetep sehat lan semangat aman Covid19.

Narutos

Di warujayeng kok gk prnah ada ops yustisi. Orang pda gk pake masker. Apalagi di lampu merah bank jatim kalo malam minggu ada pasar malam.

Imami eka

Saya nakes.. Bbrp bln sd kmren saya belanja di pasar krempyeng disuatu desa...saya heran yg pke masker hanya saya dan bbrpa org saja... Saya miris...mau negur apa daya...tidak dianggap Semoga kita selalu sehat..Aamiin

ADOLF

Tasyakuran/hajatan jangan di larang asal memperhatikan protokol kesehatan, karena sdh ditentukan sesuai adat tgl juga hari nya, dan hanya sekali diadakan, yg perlu diperhatikan yg setiap hari buka seperti pasar,cafe, swalayan prima, swalayan ini karyawan cukup banyak juga pengunjungnya, beranikah pemkab membatasi jam buka, maupun pengunjungnya

Fitria yunita rahayu

Kalau demi keselamatan dan kesehatan semua warga nganjuk Oke lah qt taati peraturan bersama.Berarti gk boleh mudik atau berpegian kemana-mana ya ini??

Endang Warniati

Senantiasa patuhi protokol kesehatan: cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan. Sehat dimulai dari saya!!

Sri Suharsono

Mohon diperketat aturan dan sanksi tentang hajatan (manten,sunatan dll) di desa yang mulai marak dan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Sudarman

Bupati harus tegas 1.melarang tasyakuran yg mendatangkan orang >20 orang (2) menerapkan prokes yg ketat, (3) kembali melarang kegiatan hajatan manten yg mendatangkan orang banyak

Admin PING Balasan

Matur nuwun sarannya dulur PINGER. Semangat 💪

Md Yahya

Dengan berkomitmen bersama saling memahami dan menjaga, patuhi ketentuan, insya Alloh kita bisa. Warga Nganjuk, ayo, hebat.

Admin PING Balasan

Terima kasih supportnya dulur PINGER 👍

Rizky Rusmawati

Insyaallah warga Nganjuk siap melaksanakan instruksi Bapak Bupati. Semoga warga nganjuk sehat dan terhindar dr Covid19. Aamiin aamiin aamiin yaa rabbalalamin

Admin PING Balasan

Aamiin. Terima kasih.

Adi saputro

Stay @Home :)

Admin PING Balasan

Sikap yang bijak dulur. Nyawiji warga dan Satgas lawan Covid-19. Matur nuwun, tetap semangat

Riefa Uswana

better stay at home... ya dulur-dulur Nganjuk semua...

Admin PING Balasan

Terima kasih. Semoga Covid-19 segera hilang dari Nganjuk.