Bus Sekolah Dishub Nganjuk Siap Antar Jemput Pelajar Disabilitas

Untuk menjamin keselamatan dan menekan angka kecelakaan pelajar

NGANJUK, PING -  Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk khususnya di bidang angkutan, kini memiliki program angkutan sekolah khusus bagi pelajar penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus). Hal ini disampaikan Drs. Sujito, MM selaku Sekretaris Dishub Nganjuk saat mengisi acara talkshow 105,3 RSAL FM, Senin(30/5/2022).

Dikatakan Sujito, program angkutan untuk disabilitas itu mengacu pada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan itu untuk semua, jadi semua adalah sama. Termasuk pelajar berkebutuhan khusus juga berhak memperoleh pendidikan sebagaimana mestinya.

"Jadi layanan kami ini khusus untuk anak disabilitas kami lakukan secara door to door dan tentu ini gratis", jelasnya.

Namun Sujito juga menyampaikan, tidak menutup kemungkinan bagi anak-anak yang diluar disabilitas ingin memanfaatkan bus sekolah. Pihak Dishub juga tetap akan melayani.

"Silakan bagi anak-anak yang tidak berkebutuhan khusus juga bisa memanfaatkan layanan bus sekolah ini, kami tetap melayani", ajaknya.

Sujito juga mengimbau kepada para orang tua agar tidak mengizinkan anaknya yang masih dibawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. "Ikutkan saja anak-anak kita dengan bus sekolah supaya lebih aman", imbaunya.

(Narasumber dari Dishub saat mengikuti acara talk show 105,3 RSAL FM).

Sementara itu Makrus selaku Kepala Bidang Angkutan Dishub Nganjuk menyampaikan, bahwa ada tiga armada angkutan untuk melayani pelajar Nganjuk. Yaitu dua mikro bus dan satu mini bus, kini baru beroperasi satu armada. 

"Saat ini kami membuka kembali layanan angkutan sekolah yang sudah dilakukan dari Krida Utama 2. Dari Loceret sampai dengan Sawahan kita lakukan pendekatan dari rumah-kerumah", jelas Makrus.

Setiap pagi dilakukan penjemputan sampai ke sekolah dan penjemputan sampai ke rumah. Kemudian ada titik kumpul yang telah disepakati untuk melakukan penjemputan dengan memperhatikan faktor keselamatan. Selanjutnya Makrus menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan ulang dari sekolah-sekolah untuk dilakukan kajian kembali tentang rute-rute penjemputan dan beberapa hal lainnya.

"Selain itu kami juga akan melakukan kajian kembali rute mana yang akan dilalui oleh bus sekolah. Dan semoga secepatnya bisa berjalan lagi dan bisa melayani se Kabupaten Nganjuk", terangnya.

Makrus berharap dukungan pemerintah daerah dan peran serta orang tua, bahwa dengan program angkutan sekolah gratis ini tujuannya untuk menjamin keselamatan dan menekan angka kecelakaan di tingkat pelajar. "Tentu untuk menjaga aset kita yaitu pelajar", tutup Makrus.(Yos/Cs)

0 Komentar