Bupati Novi Pimpin Persiapan Relokasi Warga Terdampak Longsor Ngetos

Perhatian Pemerintah tinggi, hikmah komunikasi intensif jajaran Pemkab dengan Pusat

Bencana longsor di Nganjuk mengakibatkan warga kehilangan rumah dan lainnya terancam longsor susulan. Pemkab Nganjuk bergerak cepat menyiapkan relokasi rumah warga korban longsor. 

Longsor terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Minggu (14/02). Lokasi longsor berada pada kawasan bukit di lereng Gunung Wilis. Lokasi itu rawan bagi hunian. 

"Berdasarkan evaluasi BPBD Jawa Timur, tanah di sekitar longsor termasuk rawan bencana. Rawan dihuni," ungkap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat, saat memimpin rapat persiapan relokasi warga terdampak tanah longsor di Posko Tanggap Darurat di kantor Kecamatan Ngetos, Kamis (18/02). 

(Rawan. Wilayah yang dihuni warga korban longsor tergolong rawan bencana)

Bupati Novi memutuskan merelokasi warga terdampak longsor termasuk  warga yang rumahnya rawan longsor.

"Sudah terdata sekitar 55 KK (Kepala Keluarga) akan direlokasi," terang Mas Novi, sapaan akrab Bupati Nganjuk, sembari menjelaskan luas lahan relokasi 5,1 Ha lahan Perhutani di Petak 184A. 

"Pak Sekda bersama Bappeda, BPKAD, PUPR, Perkim, segera diproses izin pinjam pakai kawasan hutan ke Perhutani," lanjut bapak lima anak itu. 

Terkait anggaran relokasi dan pembangunan rumah dan infrastruktur, Mas Novi menjelaskan dari gabungan sumber dana Pemkab Nganjuk, Pemprov, dan Kementerian. Menurutnya, Pemprov dan Kementerian mempunyai perhatian sangat tinggi terhadap penanganan bencana di Nganjuk. 

"Alhamdulilah, Pemprov dan Pusat sangat perhatian. Ini hikmah dari komunikasi intensif yang selama ini kita lakukan. Karena itu, semua OPD harus merespon dengan gerak cepat dan kerja nyata. Masyarakat dan pemerintah menanti  kerja kita," tegas Mas Novi.

Terakhir, pria yang gemar blusukan di masyarakat itu mengingatkan OPD menyiapkan hunian sementara dan kecukupan kebutuhan warga selama menunggu selesai pembangunan rumah relokasi yang diperkirakan membutuhkan waktu 4-5 bulan. 

Baca juga:

 

 

0 Komentar