Bupati Nganjuk Secara Langsung Serahkan Sertifikat PTSL Kepada Warga di Tiga Desa

Warga tiga desa di Kabupaten Nganjuk mendapatkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Yakni warga Desa Margopatut dan Warga Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, dan Warga Desa Kepel Kecamatan Ngetos.

Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos., M.M., berkesempatan langsung menyerahkan sertifikat PTSL kepada perwakilan warga dari tiga desa tersebut, Senin (16/9/2019).

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat menjelaskan, tujuan PTSL diantaranya untuk meminimalisir permasalahan vertikal dan horisontal tentang keabsahan kepemilikan tanah.

Selain itu juga untuk membantu permodalan usaha dengan kepemilikan sertifikat sebagai jaminan.

"Jadi, PTSL ini sebagai bukti keabsahan kepemilikan tanah yang resmi dan otentik diakui negara," kata Mas Novi panggilan akrab Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat.

Sementara Kepala BPN Nganjuk, Edison Lumban Batu, menjelaskan di Kabupaten Nganjuk untuk program PTSL sebanyak 46.000 bidang tanah, dan sertifikat tanah yang diberikan sudah mencapai 39.500 bidang tanah.

Direncanakan, pada akhir tahun 2019 ini seluruh pengajuan akan dapat diselesaikan. Dan sampai saat ini, PTSL di Kabupaten Nganjuk sudah selesai 90 persen.

"Ini  berkat partisipasi dan dukungan dari seluruh masyarakat. Dan kami mengharapkan pendampingan Bapak Bupati Nganjuk untuk selalu memprioritaskan program PTSL," kata Edison Lumban.

Dari data yang dihimpun dari BPN  Nganjuk menyebutkan, khusus untuk Desa Margopatut Kecamatan Sawahan total PTSL yang telah selesai sebanyak 7.584. Dan untuk kali ini diserahkan sebanyak 250 sertifikat dan sisanya akan diberikan secara bertahap. Di Desa Margopatut sendiri untuk PTSL bidang tanah sudah mencapai 80 persen.

Untuk Desa Ngliman Kecamatan Sawahan diserahkan sebanyak 185 bidang sertifikat.

Sedangkan untuk Desa Kepel Kecamatan Ngetos pengajuan PTSL sebanyak 3000 bidang dan sertifikat yang sudah diserahkan sebanyak 600 bidang tanah. (Diskominfo)

0 Komentar