Begini Cara Pemkab Nganjuk Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Kecamatan

EKK untuk Menambah Kreativitas, Inovasi, Tugas dan Fungsi

NGANJUK, PING-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berupaya meningkatkan kapasitas pemerintah kecamatan. Untuk itu, Pemkab Nganjuk menyelenggarakan Sosilisasi Sinergitas dan Evaluasi Kinerja Kecamatan (EKK), Jumat (08/10/2021). EKK diharapkan bisa meningkatkan kreativitas, inovasi, tugas dan fungsi pemerintah kecamatan agar berdampak pada pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik.

Hal itu seperti disampaikan Kapala Bagian (Kabag) Administrasi Pemerintahan Umum Pemkab Nganjuk Drs. Sarwo Widodo saat membuka acara Sinergitas dan EKK. Sarwo menyampaikan, penilaian sinergitas bukan ajang lomba mencari yang terbaik. Melainkan sebagai bentuk pembinaan dan evaluasi untuk mewujudkan peran dan fungsi kecamatan melalui sinergitas.

“Jangan dilihat juaranya. Melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dan sebagai motivasi kecamatan. Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam peyelenggaraan urusan penyelenggaraan pemerintahan untuk tertib administrasi,’’ terangnya pada acara di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Nganjuk itu.

Sementara itu, Nurul Huda Pribadi, S.STP selaku salah satu tim penilai sinergitas kecamatan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Pemkab Nganjuk mengatakan, kegiatan tersebut adalah agenda rutin tahunan Pemkab Nganjuk. Tepatnya dimulai sejak tahun 2010 lalu. “Total sudah 11 kali dilaksanakan,” jelasnya.

Dijelaskan Nurul Huda, penilaian sinergitas penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan terdiri dari beberapa aspek. Seperti penilaian administrasi, presentasi, dan tinjuan lapangan. “Masing-masing camat nanti akan mempresentasikan kepada tim penilai sinergitas,” tambahnya.

Adapun aspek indikator yang menjadi penilaian presentasi, menurut Nurul Huda, beberapa di antaranya adalah kompetensi. Seperti pengetahuan tentang tugas, pokok dan fungsi. Kedua, inovasi. Seperti kepemimpinan, atau kemampuan sinergitas dengan semua stake holder kecamatan atau forpimcam.

Dan aspek selanjutnya adalah kinerja. Yakni apakah camat tersebut dapat melaksanakan tugas elegatif dengan baik. “Tim tinjau lapangan nanti juga akan melihat kesesuaian informasi kinerja yang dipaparkan dan inovasi kecamatan yang menjadi indikator tinjau lapangan,” imbuhnya.

Sebagai informasi kegiatan penilaian sinergitas akan dilaksanakan di bulan Oktober 2021. Ada bebrapa predikat penilaian yang dinilai. Yaitu Kecamatan sebagai predikat baik, sangat baik, cukup dan kurang. Sedangkan peserta EKK adalah 20 camat di Kota Bayu.

 

Baca Juga :

Rekomendasi

judul.

0 Komentar