Begini Cara Kodim 0810/Nganjuk Perangi COVID-19

Galakkan Serbuan Vaksinasi hingga Di Pelosok Kota Bayu

NGANJUK, PING-Kodim 0810/Nganjuk ikut berperan melawan COVID-19. Ada berbagai upaya yang dilakukan lembaga pertahanan negara itu, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Bayu. Salah satu caranya adalah menggalakkan serbuan vaksinasi. Bahkan hingga di pelosok.

Hal itu disampaikan Kasdim 0810/Nganjuk, Samsul Hadi saat menjadi narasumber 105,3 RSAL FM, Senin (16/08/2021). Samsul mengatakan, serbuan vaksinasi bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Corona. Sekaligus guna menciptakan kekebalan kelompok bagi masyarakat.


Kasdim 0810/Nganjuk, Samsul Hadi saat menjadi narasumber 105,3 RSAL FM, Senin (16/08/2021)

Adapun dalam pelaksanaannya, Kodim 0810/Nganjuk bersinergi dengan pihak terkait. Misalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk, maupun lembaga lainnya.

"Kita tidak jalan sendiri. Tetapi kita tetap ada konfirmasi dan koordinasi dengan dengan instansi terkait. Teruma dengan dinas kesehatan, dan tenaga medis yang ada di lingkungan TNI sendiri. Termasuk koordinasi dan kerja sama bersama Polres Nganjuk dan organisasi lainnya," kata Samsul pada acara yang dipandu oleh Asti Hanifa tersebut.

Lebih dalam Samsul menerangkan, adapun peran Kodim 0810/Nganjuk dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi di Kabupaten Nganjuk merupakan tindak lanjut atas perintah dan petunjuk komando pimpinan. Yakni, Panglima TNI, Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD), maupun Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya.

"Sebagai tindak lanjut, TNI ikut berperang melawan COVID-19," lanjutnya sambil mengatakan hari Rabu (18/08/2021) Kodim 0810/Nganjuk akan melaksanakan vaksinasi di Stadion Anjuk Ladang dengan seribu dosis vaksin.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto berkesempatan mengunjungi Kota Bayu. Pada kunjungannya, Jenderal Suharyanto mengapresiasi kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0810/Nganjuk yang aktif membantu dalam menekan perkembangan laju penyebaran COVID-19 di Kabupaten Nganjuk. 

"Selain itu, para Babinsa juga ditunjuk untuk bergabung mengoperasikan aplikasi Silacak dan Kinaris di wilayah masing-masing. Babinsa juga harus bekerja sama dengan para relawan dan tenaga kesehatan di puskesmas untuk terjun langsung ke lapangan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat," tutup Samsul Hadi. (Hs/Ys)

 

Baca Juga :

0 Komentar