Begini Cara Disperindag Kembangkan Potensi Unggulan Kota Bayu

Promosi Secara Virtual di Masa Pandemi COVID-19

NGANJUK, PING-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk terus berupaya mengembangkan potensi unggulan Kota Bayu. Salah satu caranya dengan memberi pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Nganjuk.

Hal itu dikatakan oleh Eny Maslamah, SAB selaku Kasi Promosi Dagang Disperindag Kabupaten Nganjuk dalam talkshow di 105,3 RSAL FM, Rabu (21/07/2021). Wanita berjilbab tersebut menyampaikan, Kota Bayu memiliki produk unggulan daerah yang sudah tak asing lagi. 

Antara lain adalah olahan bawang merah dan industri shuttlecock di Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro. Kemudian yang tengah naik daun, porang yang setiap musimnya dapat menghasilkan sekitar 250 ton. "Bahkan untuk porang, tiap musim tanam itu bisa menghasilkan sekitar 250 ton. Saat ini sedang hits," tutur Eni pada acara yang dipandu Asti Hanifah itu.

Eny menjelaskan, di masa pandemi COVID-19 ini, pihaknya terus menggenjot promosi produk IKM dan UKM Kota Bayu. Promosi yang dilakukan secara daring. Baik melalui media sosial, maupun menggunakan aplikasi belanja daring, seperti Bukalapak.

Disperindag juga turut membuka gerai Pusat Oleh-Oleh yang berada di Ruko Mustika Square, selatan Alun-Alun Nganjuk. "Agar promosi produk IKM dan UKM tetap berjalan. Meskipun di tengah pandemi COVID-19," lanjutnya.

Guna produk unggulan Kota Bayu semakin berkembang, Eny menyampaikan, Disperindag Kabupaten Nganjuk juga membuka peluang kerjasama dengan daerah lain. Seperti Balikpapan dan Lombok. Kerjasama dilakukan untuk penjualan bawang merah. Baik mentah maupun olahan.

"Kami juga membuka fasilitasi bagi para pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha, maupun izin edar. Informasi lebih lanjut, silakan datang di kantor Disperindag Kabupaten Nganjuk," tutupnya.

 

Baca Juga :

Rekomendasi

judul.

0 Komentar