Baznas Kabupaten Nganjuk Salurkan Dana Zakat Untuk THL Pemkab

Uang saku diberikan kepada 5.671 tenaga honorer Pemkab Nganjuk yang terdiri dari Tukang Kebun, Penjaga Malam, Cleaning Service dan Satpam

NGANJUK, PING - Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk menyalurkan uang saku kepada 5.671 penerima manfaat. Penerima manfaat tersebut adalah tenaga harian lepas (honorer) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Diantaranya adalah Tukang Kebun, Penjaga Malam, Cleaning Service dan Satpam.

“Alhamdulillah hari ini, Baznas Nganjuk menyalurkan bantuan dari dana zakat yang dihimpun dari para muzakki (Zakat profesi dari Pegawai Negeri Sipil/PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk) kepada penerima manfaat. Total ada 5.671 orang penerima manfaat progam Baznas Kabupaten Nganjuk,” ucap Ketua Baznas Nganjuk Achmad Hidayat pada PING Kamis (20/10/2022).

Achmad Hidayat, menyampaikan penyaluran uang saku yang menjadi program tahunan Baznas Kabupaten Nganjuk tersebut sekaligus dalam rangka memperingati hari ulang tahun Baznas ke 21 tahun. “Baru dirayakan sekarang karena adanya pandemi. Kedepan, harapannya Baznas Nganjuk terus menjadi lembaga pengelolaan zakat yang amanah dan profesional,” pungkasnya.

Selanjutnya, Achmad Hidayat mengungkapkan Baznas Kabupaten Nganjuk terus mengupayakan hadir ditengah-tengah masyarakat melalui program-progam bantuan sosial yang dicanangkan.

“Salah satunya adalah program bantuan sosial berupa sembako pada korban bencana alam, bantuan sosial bagi warga kurang mampu, dan program bedah rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi melalui Baznas Nganjuk,” bebernya.

“Penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu menjadi program rutin Baznas yang setiap tahun dilakukan, dengan jumlah bantuan disesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia,” tambahnya.

Pihaknya juga menyebut, tahun ini Baznas Kabupaten Nganjuk mendapatkan program bantuan bedah rumah sebanyak 30 unit. Akan diberikan kepada warga masyarakat kurang mampu di Kabupaten Nganjuk. Melalui koordinasi dan komunikasi dengan perangkat desa/kelurahan setempat. “Semua penerima manfaat  harus melalui proses verifikasi dan survei oleh Baznas Kabupaten Nganjuk sehingga dinilai layak menerima bantuan,” tegasnya.

Sebagai informasi dalam penerimaan dana zakat tahun 2022 Baznas Kabupaten Nganjuk berhasil mengumpulkan senilai 6 Milyar. Dan tahun depan ditargetkan mampu mengumpulkan dana zakat senilai 9 Milyar.

“Hasil dari rakorda. Baznas Kabupaten Nganjuk dinyatakan masuk 3 besar Kabupaten/kota di Jawa Timur terbaik. Dengan capaian laporan pemasukan dana zakat lebih dari 100 persen,” tambahnya Optimis Baznas Kabupaten Nganjuk mampu menjadi barometer Kabupaten/kota lainnya.

(ZK/AL)

0 Komentar