Bahagiakan Warga, Dukcapil Gencarkan Layanan Jemput Bola

Kunjungi Pesantren, SLB Hingga Datangi Rumah Warga Penyandang Disabilitas

NGANJUK, PING - Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nganjuk dengan moto Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang Membahagiakan Warga Nganjuk, melakukan berbagai inovasi kegiatan salah satunya adalah Layanan Jemput Bola Adminduk yang telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Mojosari, Rabu (29/06/2022).

Kepala Dinas Dispendukcapil, Gatut Sugiarto, menjelaskan bahwa layanan jemput bola ini merupakan kegiatan rutin dengan tujuan untuk mempermudah warga Nganjuk untuk memiliki data kependudukan.

Gatut juga menjelaskan sebagai langkah sosialisasi terkait layanan jemput bola ini, Dispendukcapil telah melakukan rapat koordinasi serta juga mengirimkan surat edaran ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

"Kami menerima data pemohon Adminduk dari kecamatan, lalu kami tindaklanjuti ke lapangan. Hal ini bertujuan agar layanan kami tepat sasaran bagi pemohon yang benar-benar membutuhkan layanan Adminduk," ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan Masyarakat Inklusif, Gubernur Jatim Optimalkan Layanan Adminduk Bagi Penyandang Disabilitas

Mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Nganjuk, layanan jemput bola Adminduk ini menerima banyak sekali permintaan untuk perekaman KTP, KIA, Akta Kelahiran serta Kartu Keluarga.

"Tak hanya permintaan dari Kecamatan saja, kami juga menerima permintaan dari pondok pesantren, ada yang dari SLB untuk murid penyandang disabilitas, dari Dinas Sosial pun ada untuk ODGJ. Yang terpenting semuanya dapat terfasilitasi Adminduk," pungkasnya.

Gatut juga menyampaikan untuk saat ini capaian Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk terkait KTP-El sebanyak 97% dan KIA sebanyak 25%.
"Kami akan tingkatkan lagi untuk KIA agar dapat mencapai target sebanyak 40%, serta untuk Buku Pokok Pemakaman capaiannya juga masih kurang dan akan kami coba terus untuk tingkatkan," imbuhnya.

Giat Sosialisasi dan Penyerahan Buku Pokok Pemakaman di Hotel Wisata Karya Sanggrahan, Rabu (29/06/2022).

Baca Juga: Kang Marhaen Dukung Program Pelayanan Publik Terpadu

Rosy Wintarti selaku Kasi Pendataan Penduduk, menambahkan saat di lapangan kendala yang sering dihadapi adalah konektivitas yang buruk dan alat yang berfungsi kurang baik.

"Dengan berbagai kendala kami tetap coba dengan semaksimal mungkin, dan juga kami konsultasikan dengan Bapak Kepala Dinas dan Alhamdulillah mendapatkan solusi," ungkap Rosy.

Gatut berharap dengan adanya Layanan Jemput Bola Adminduk ini semakin banyak warga Nganjuk yang mempunyai data kependudukan.
"Jangan sampai masih ada yang tidak memiliki data kependudukan, tak hanya itu kami juga ingin semua datanya ini valid dan benar," tutupnya.

(Bay/Nr)

0 Komentar