Arahan Kegiatan Ibadah Masyarakat Ditengah Pandemi

Berisi Sepuluh Poin Terkait Aktivitas Ibadah dan Kegiatan Masyarakat

NGANJUK, PING-Menyikapi aktivitas masyarakat di bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi yang masih dalam pandemi COVID-19, Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, MM mengeluarkan arahan, Rabu (14/04/2021). Arahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 451/043/411.013/2021 yang berisi sepuluh poin tentang kegiatan selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi. Sepuluh poin himbauan tersebut antar lain adalah:

1. Masyarakat tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadan sesuai syariat agama Islam.
2. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alqur’an dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid/musala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antar jamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.
3. Buka puasa boleh dilaksanakan di lembaga pemerintah, lembaga swasta, masjid maupun musala dengan tetap mematuhi pembatasan jumlah kehadirian paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.
4. Peringatan nuzulul Qur’an yang diadakan di dalam maupun di luar gedung/masjid, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dengan jumlah audiens paling banyak 50 persen dari kapastitas tempat/lapangan.
5. Pengajian/ceramah/taushiyah/kultum Ramadan dan kultum subuh paling lama durasi waktu 15 menit dengan harapan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, akhlaqul karimah dan nilai kebangsaan dalam Negeri Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-Sunnah.
6. Dalam penyelenggaraan dakwah di bulan Ramadan, para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
7. Kegiatan tadarus Alquran dapat dilakukan setiap hari. Apabila menggunakan pengeras suara maksimal sampai dengan pukul 22.00 WIB.
8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan masa.
9. Takbir keliling ditiadakan. Takbir cukup dilakukan di masjid/musala atau rumah masing-masing.
10. Pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi dapat dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, dan semua pihak wajib menjaga ketenangan, ketentraman, ketertiban selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi.

0 Komentar