Apresiasi bagi Pembayar Pajak Tepat Waktu, Ini yang Dilakukan Bapenda

Undian Berhadiah dalam Rangka Bulan Panutan Pelunasan PBB-P2

NGANJUK, PING-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nganjuk menggelar acara penarikan undian berhadiah, Kamis (23/09/2021). Undian tersebut dalam rangka Bulan Panutan Pelunasan Pajak Bumi  Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) tahun 2021.

Undian berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Hadir dan ikut mengundi secara langsung Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA.

Kang Marhaen menyampaikan terima kasihnya kepada para kepala desa. Sebab, telah bekerja keras memotivasi dan mengajak masyarakat membayar PBB- P2 tepat waktu. Yaitu sejak Maret 2020 sampai dengan 31 Agustus 2021. Sehingga menjadi lunas.

"Ini sangat luar biasa. Saya ucapkan terimakasih banyak kepada pak kepala desa yang sudah bekerja keras memotivasi dan mengajak masyarakatnya untuk tertib bayar PBB-P2 sehingga bisa lunas sebelum 31 Agustus 2021," terangnya.

Selanjutnya, Kang Marhaen mengajak seluruh elemen melakukan perubahan. Mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hingga masyarakat. 

Perubahan yang dimaksud adalah dalam hal administrasi, pajak maupun retribusi. Apalagi, telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 28/2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. "Karena sebetulnya nafas pemerintahan adalah 80 persennya berasal dari pajak," tutur Kang Marhaen.

(Kang Marhaen selaku Plt Bupati Nganjuk menyerahkan apresiasi kepada 4 desa dengan predikat pelunasan PBB-P2 tercepat yaitu Desa Jintel-Rejoso, Desa Dawuhan-Jatikalen, Desa Bajang-Ngluyu, Desa Sumbermiri-Lengkong).

Kang Marhaen juga berpesan kepada beberapa mitra kerja untuk senantiasa membantu pemerintah daerah berinovasi kepada masyarakat melalui digitalisasi pajak. Sehingga dapat lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dengan secara daring. "Hal itu dinilai akan mendorong peningkatan pemasukan PBB-P2  untuk pembangunan infrastruktur agar ekonomi terus bergulir," pesan Kang Marhaen.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Nganjuk Drs. Nur Solekan, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa baku ketetapan PBB-P2 tahun 2021 adalah jumlah SPPT sebanyak 597.515  dengan potensi atau baku sebesar Rp 51.458.334.244. Kemudian realisasi sampai tanggal 22 September 2021 adalah sebesar Rp 31.749.040.642 dengan prosentase sebesar 61,69 persen.

Nur Solekan mengatakan bahwa tahun 2021 terdapat 252.644 wajib pajak. Dari 284 desa atau kelurahan seluruh Kabupaten Nganjuk, ada 82 desa dari 16 Kecamatan yang berhak mengikuti undian berhadiah tersebut. 

Kemudian 16 Desa dari 16 kecamatan yang berhak menerima hadiah. Serta ada 4 desa yang berhak menerima hadiah berupa uang tunai dengan predikat desa tercepat dalam pelunasan PBB-P2 tahun 2021.

"Undian dan hadiah-hadiah ini adalah apresiasi bagi pembayar pajak tepat waktu. Semoga menjadi motivasi, dan semangat dalam membayar pajak tepat waktu di tahun-tahun berikutnya," tutup Nur Solekan.(yos/cy)

 

Baca Juga :

0 Komentar