Antisipasi COVID-19, Disparporabud Tutup Tempat Wisata

Dukungan Sukseskan PPKM Darurat di Kota Bayu

NGANJUK, PING-Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk kembali menutup sejumlah obyek wisata. Langkah itu diambil guna mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19 di tempat wisata. Selain itu, penutupan juga dalam rangka mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Bayu.

Penutupan sejumlah obyek wisata itu merujuk pada surat pemberitahuan dengan nomor 556/801/401.302/2021 yang ditandatangani oleh Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk, Drs. Gunawan Widagdo, M.Si. Adanya surat pemberitahuan tersebut berdasar Surat Keputusan (SK) Bupati Nganjuk Nomor 188/128/K/411.012/2021 tentang PPKM Darurat COVID-19 di Kabupaten Nganjuk.

Eka Fachrudin Arianto selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Disparporabud Kabupaten Nganjuk membenarkan ihwal penutupan sejumlah obyek wisata tersebut. Eka mengatakan, ada lima obyek wisata milik Pemkab Nganjuk yang ditutup pada masa PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Antara lain Air Terjun Sedudo, Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL), Air Merambat Roro Kuning, Goa Margotresno, dan Sri Tanjung Wisata Tirta. 

"Kami juga mengimbau obyek wisata yang dikelola oleh pemerintah desa atau kelurahan untuk menutup sementara. Seperti Bukit Surga, Lembah Djati dan sebagainya," tutur Eka membenarkan penutupan sambil berpesan agar masyarakat tetap waspada akan COVID-19.

Sementara itu, Ninik Purwaningrum selaku Kasi Promosi dan Pemasaran Disparporabud Kabupaten Nganjuk turut mengimbau masyarakat agar menunda terlebih dahulu jika ingin berkunjung ke sejumlah tempat wisata tersebut. Terutama sampai situasi kembali aman dan kondusif. "Kami harap ditunda dulu. Kita kedepankan kesehatan. Demi Bumi Anjuk Ladang juga. Jika situasi aman dan kondusif, silakan berwisata kembali," pesan Ninik.

Baca Juga :

0 Komentar