Wujudkan Satu Data Indonesia, Kang Marhaen Ingatkan Perangkat Daerah Pentingnya Data dan Informasi

Sebagai Tolak Ukur Capaian Makro dan Sektoral Pembangunan Daerah Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus mendorong agar perencanaan pembangunan daerah tetap berdasarkan data dan informasi yang akurat dan up to date. Sehingga pembangunan daerah dapat terlaksana sesuai target dan tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Demikian disampaikan Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi saat membuka Rapat Koordinasi Capaian Data Makro dan Sektoral Pembangunan Daerah Kabupaten Nganjuk di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk,  Selasa (15/11/2022).

Dalam arahannya, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa perumusan kebijakan pembangunan suatu daerah harus mempunyai basic. Darimana basic tersebut, disampaikan Kang Marhaen, yakni dari data dan informasi.

Baca Juga : Wujudkan Kebijakan Efektif, Diskominfo Nganjuk Gelar Peningkatan Kapasitas Tim Pengelolaan Data OPD

“Seperti yang sekarang digalakkan namanya Satu Indonesia Satu Data, Satu Nganjuk Satu Data. Maka dari itu perumusan suatu kebijakan adalah data,“ ujar Kang Marhaen.

Dijelaskan Kang Marhaen, data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Maka dari itu semua pengambilan kebijakan harus melalui data.“ Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden, untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional,“ tandasnya.


Seluruh Kepala OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Nganjuk ikuti Rakor Capaian Data Makro dan Sektoral Pembangunan Daerah. (Dok. : Humas)

Apalagi, tata kelola pemerintahan sekarang menggunakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) jadi semua menggunakan data yang valid dan benar.“ Jangan sampai di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, opo jare. Mulai sekarang harus berpedoman dengan data,“ ucapnya.

Kang Marhaen menegaskan, “Mulai sekarang ayo kita berkomitmen bersama untuk memudahkan akses data pada masing-masing perangkat daerah. Ayo saatnya Nganjuk berubah, jangan sampai kinerja yang baik ini tidak diketahui oleh masyarakat,“ ungkap kang Marhaen.

Baca Juga : Walidata SDI, Diskominfo Adakan Desk IKK Organisasi Perangkat Daerah

Untuk itu, Kang Marhaen berharap dengan rakor ini akar permasalahan yang dialami Perangkat Daerah baik secara makro dan mikro bisa diselesaikan. “Misalnya, di bidang pertanian terkait revitalisasi lahan pertanian misalnya,“ pungkas Kang Marhaen.

Kang Marhaen berharap, Rakor ini menghasilkan kebijakan pembangunan yang saling berkolaborasi. Untuk itu, beliau berharap peserta mengikuti materi yang diberikan narasumber dengan serius, untuk dapat menerapkannya pada OPD masing-masing guna mendukung pembangunan daerah. Sehingga out came-nya bisa dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga : Percepatan Menuju Kota Cerdas, Diskominfo Nganjuk Lanjutkan Penyusunan Master Plan dan Quick Win

Lebih lanjut Kang Marhaen menghimbau kepada jajarannya untuk terus memonitoring dan mengevaluasi baik dari RPJMD, Renstra dan Renja agar siklus pembangunan Kabupaten Nganjuk sesuai dengan rencana. “Karena dengan rencana yang bagus maka mengurangi resiko dan 90 persen keberhasilan bisa dicapai,“ tambahnya.

Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk Eko Wahyu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk Fadjar Djudiono, Perwakilan Kepala BPS Nganjuk, Kepala OPD Lingkup Pemerintahan Kabupaten Nganjuk dan tamu undangan lainnya. (Hs/Ys)

0 Komentar