Wujudkan Kebijakan Efektif, Diskominfo Nganjuk Gelar Peningkatan Kapasitas Tim Pengelolaan Data OPD

Guna memiliki data perangkat daerah yang valid, terbaharui, bermanfaat dan terpakai

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk menggelar peningkatan kapasitas tim pengelolaan data perangkat daerah se-Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (26/10/2022) di Ruang Rapat Candi Lor.

Hadir memberikan sambutan, Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki didampingi Kabid Statistik dan Pengelelolaan Informasi Komunikasi Publik (PIKP) Hari Purwanto beserta jajarannya. Hadir sebagai narasumber perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nganjuk Ari Suprapto.

Acara yang dihadiri Sekretaris OPD dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perencana Ahli Muda dari seluruh OPD Pemkab Nganjuk tersebut bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Nganjuk memiliki data perangkat daerah yang valid, terbaharui, bermanfaat dan terpakai. 

Sesuai tema acara ini. Data Valid, Kebijakan Efektif,” tegas Slambas, sapaan akrab Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk tersebut.

Slambas menuturkan, itu merupakan ikhtiyar instansi yang dipimpinnya sebagai Wali Data perangkat daerah untuk membantu menghasilkan kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk yang efektif dan tepat sasaran.

Untuk itu pihaknya meminta para Sekretaris OPD dan Kasubbag Perencana yang hadir dalam acara tersebut segera melakukan updating data di OPD masing-masing. “Ini ikhtiyar kita bersama. Setelah selesai acara, mohon segera melakukan updating data Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) yang ada di Rencana Strategis (Renstra) terbaru sesuai metadatanya,” imbaunya.

Sebagai informasi, Kabupaten Nganjuk telah memiliki regulasi daerah Satu Data Indonesia (SDI) yakni Peraturan Bupati (Perbup) Nganjuk 43/2020 tentang Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Kabupaten Nganjuk. Dan juga tim data kabupaten telah terbentuk dengan SK Bupati.

“Selain itu, tim data OPD juga sudah terbentuk. Metadata IKK dan dashboard satu data daerah juga sudah ada,” tambah Slambas.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan PIKP Diskominfo Kabupaten Nganjuk Hari Purwanto menambahkan peningkatan kapasitas tersebut diselenggarakan untuk menjelaskan 3 (tiga) Standar Operasional dan Prosedur atau SOP dalam penyusunan data.

Yakni pengumpulan data, verifikasi data dan publikasi data,” beber Hari Purwanto menyebut itu tertuang dalam Peraturan Presiden atau Perpres 39/2019 tentang Satu Data Indonesia.

SOP pengumpulan dan verifikasi data di tingkat perangkat daerah adalah bagaimana cara unit-unit data di OPD mengumpulkan datanya. Bagaimana cara Sekretaris OPD melakukan verifikasi atau pengecekan validitas datanya. Bagaimana Kepala OPD sebagai Ketua Tim Data melakukan validasinya,” tuturnya.

Clear di tingkat OPD, baru kemudian dilakukan verifikasi dan validasi di tingkat Kabupaten. Jika sudah clear, maka menghasilkan data yang valid. Setelah itu baru dilakukan penyebarluasan atau publikasi data melalui dashboard data,” imbuhnya.

0 Komentar