Ukur Tingkat Gotong Royong Desa, Dinas PMD Gunakan Aplikasi SEDUDO

Latih para Sekdes laporkan realisasi gotong royong menggunakan aplikasi

NGANJUK,PING - Berpuluh-puluh tahun, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD) terbukti punya andil besar suksesnya pembangunan desa dan daerah. Dinas PMD konsisten membina mereka. Salah satunya, dengan mengukur realisasi gotong royong melalui aplikasi SEDUDO.

LKD meliputi RT, RW, PKK, LPM, Karang Taruna, dan Posyandu. Tugas mereka menggerakkan gotong royong masyarakat. Di tengah ancaman kehidupan modern yang individualis, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk terus berupaya meningkatkan kinerja LKD dan LAD.

Terkini, Dinas yang dipimpin Tri Wahju Kuntjoro itu menggelar Focus Group Discussion (FGD), Senin (11/4/2022) di Aula Desa Praja Dinas PMD. Diikuti para sekretaris desa, FGD berfokus mengajari peserta melaporkan realisasi gotong royong di desanya. Serta, data kepengurusan LKD.

“Sehingga data-data kelembagaan secara otomatis dapat tersedia didalamnya,” beber Arief Kurnianto, SE, Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa, Dinas PMD.

Arief menyampaikan, kegiatan FGD akan dilaksanakan selama tujuh hari kedepan. Mulai tanggal 11 sampai dengan 20 April 2022. Dengan peserta 264 desa di Kota Bayu. “Dalam satu hari kami mengambil tiga kecamatan,” tuturnya.

Hari pertama, Senin 11 April, diikuti oleh perwakilan desa di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Jatikalen, Lengkong dan Sukomoro. Mereka mendapat pembinaan dan pelatihan cara entri data Gugur Gunung kedalam aplikasi SEDUDO.

“Untuk itu, melalui pelatihan entri data ini, nantinya kegiatan LKD bisa terdokumentasikan,” pungkasnya sembari mencontohkan LKD dapat mengentri kegiatan gotong royong pada menu Gugur Gunung.

(Canggih. Peserta pelatihan antusias, sedang malakukan praktik entri data kedalam akun sedudo masing-masing melalui ponsel)

Selanjutnya, Arief menyebut banyak kegiatan di masyarakat yang perlu dilestarikan keberadaanya. Misalnya budaya gotong-royong, harus kita jaga dan lestarikan bersama. “Sehingga gotong-royong akan selalu ada dimasyarakat kita,” tambahnya.

Ditambahkannya, melalui aplikasi SEDUDO, memudahkannya untuk mengetahui tingkat pasrtipasi desa. “Login selaku kecamatan, dapat melihat partisipasi di desanya, dan tingkat kabupaten dapat mengetahui di tingkat kecamatannya,” imbuhnya sembari berharap desa untuk selalu aktif dan tertib pelaporannya. LKD, mulai kegiatan RT/RW, PKK, Karang taruna, dan Posyandu Desa.

Baca juga:

0 Komentar