Tinjau Pengembangan Hunian Relokasi, Kang Marhaen Berharap Menjadi Kawasan yang Rapi dan Cantik

Guna Memberikan Kenyamanan Bagi Warga Terdampak Longsor Selopuro

Nganjuk, PING- Dengan muka berseri, 48 Kepala Keluarga (KK) warga terdampak longsor Selopuro menyampaikan rasa suka citanya. Ketika Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyempatkan diri meninjau kembali kawasan hunian relokasi Longsor Selopuro, pada Rabu (30/03/2023) lalu.

Tampak mengenakan kemeja putih, orang yang akrab disapa Kang Marhaen itu didampingi Kalaksa BPBD Kabupaten Nganjuk Abdul Wakhid dan Camat Ngetos Widi Eko Cahyono berkeliling meninjau pengembangan hunian rumah relokasi warga terdampak longsor Selopuro.

Hal ini bertujuan agar bangunan tiap unit rumah hunian warga terdampak longsor bisa dioptimalkan. Sehingga bisa lebih luas dengan penambahan ruangan serta dapur yang lebih nyaman bagi penghuninya.

Tidak hanya itu, terlihat Kang Marhaen juga berdialog door to door dengan warga terdampak. Pihaknya ikut bangga, dengan beberapa elemen masyarakat Nganjuk yang penuh semangat bergotong- royong untuk mengembangkan kawasan relokasi Selopuro.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi untuk bergotong royong mengembangkan kawasan hunian rekolasi ini. Atas kolaborasi antara paguyuban pengembang Nganjuk, BPBD dan para donatur. Alhamdulillah rumah relokasi impian warga terdampak bisa diwujudkan," ucap Kang Marhaen.

Baca Juga : Warga Terdampak Longsor Selopuro Ngetos Resmi Tempati Rumah Baru

Kedepan, Kang Marhaen berharap agar rumah relokasi ini bisa satu konsep. Sehingga bisa terlihat cantik dan rapi. 

"Perihal pengembangan di belakang rumah, monggo terserah. Intinya, kita bersyukur karena rumah hunian ini sesuai janji saya. Awal puasa bisa ditempati agar saat menjalankan ibadah bisa tenang. Gimana Pak Buk, saged tidur nyenyak," tanya Kang Marhaen.

Baca Juga : Sekda Nur Solekan Pastikan 48 Unit Rumah Siap dihuni Warga Terdampak Longsor Selopuro

Sementara itu, Semi salah satu warga terdampak sekaligus Kepala Dusun setempat menjawabnya. "Alhamdulillah Pak, matur nuwun sanget. Warga kerasan, saged nyambut damel malih, " imbuhnya. (Hs/Ys. Sumber : humasnganjukkab)

0 Komentar