Tingkatkan Produktivitas Para Ibu Rumah Tangga, Disnaker Nganjuk Berikan Pelatihan Menjahit

Untuk Mengurangi Angka Pengangguran Terbuka serta Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Keluarga

Nganjuk, PING - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar pelatihan menjahit gelombang III dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023.

Pelatihan itu untuk para pencari kerja atau ibu-ibu rumah tangga. Tujuannya agar lahir puluhan penjahit baru yang andal dan profesional di Kota Angin.

Demikian disampaikan Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto saat membuka pelatihan menjahit di Balai Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kamis (13/07/2023).

Baca Juga : Disnaker Nganjuk Fasilitasi 30 Peserta Magang di Tiga Perusahaan Kota Angin

"Hari ini, kita ada dua agenda pembukaan pelatihan menjahit yang berlangsung di dua lokasi berbeda. Yakni di Desa Macanan, Kecamatan Loceret dan Desa Sambiroto, Kecamatan Baron," terang Supiyanto.

Kepala Dinas asal Kecamatan Gondang itu menjelaskan pelatihan menjahit ini selain bertujuan untuk mencetak penjahit handal juga untuk perluasan kesempatan kerja di Kota Angin.

Baca Juga : Manfaatkan Dana Cukai, Disnaker Nganjuk Ciptakan Wirausahawan Baru

"Jadi pelatihan ini, sebagai langkah kita untuk mengatasi pengangguran terbuka bagi warga masyarakat yang memasuki usia produktif," tandas Supiyanto, sembari menyebut bahwa angka pengangguran terbuka tersebut berasal dari anak-anak yang baru lulus SMA dan ibu- ibu rumah tangga.

Atas berlangsungnya pelatihan ini, Supiyanto, berharap para peserta mampu meningkatkan perekonomiannya. Baik dari segi ekonomi dalam keluargannya serta mampu mencipatakan wirausaha baru di bidang menjahit.

"Ini sesuai dengan instruksi dan visi misi Bapak Bupati Nganjuk dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk,” pungkasnya.

Baca Juga : Disnaker Nganjuk Cetak 20 Pemuda Dengan Skill Barbershop Andal dan Terampil

Sementara itu, di tempat yang sama Kabag SDM Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Muji Subagyo, berpesan agar peserta dapat mengikuti pelatihan ini sampai selesai dan bisa menyerap ilmu yang disampaikan pemateri dengan baik.

"Semoga apa yang didapat dalam pelatihan ini nantinya bisa bermanfaat dan bisa menyejahterakan perekonomian ibu-ibu. Amin,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pelatihan menjahit ini menghadirkan mentor dari LPK Rahayu binaan Disnaker Kabupaten Nganjuk. Selama pelatihan peserta juga diberikan fasilitas, seperti pakaian, alat tulis kantor (ATK) dan uang saku. (Hs/Ys/Ches)

0 Komentar