Terbaik Tingkat Nasional, Kabupaten Nganjuk Raih Akseptor Terbanyak KB MKJP

KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan kelompok target pelayanan 150 – 500 Akseptor

Nganjuk, PING - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk berhasil meraih prestasi Tingkat Nasional tahun 2022. Kabupaten Nganjuk berhasil meraih Juara 1 Kabupaten/Kota Terbaik Tingkat Nasional dengan jumlah akseptor terbanyak KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan kelompok target  pelayanan 150 – 500 Akseptor.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasiona (BKKBN) pada kegiatan pelayanan KB serentak sejuta akseptor dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022.

“Alhamdulillah Kabupaten Nganjuk berhasil meraih juara satu Kabupaten/kota terbaik tingkat nasional, dengan jumlah akseptor terbanyak,” Hal ini disampaikan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini kepada PING, Senin (17/10/2022).

Widyasti Sidhartini, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang didapat Dinas PPKB dan Kabupaten Nganjuk di tingkat nasional. Pihaknya bersyukur atas capaian yang telah diperoleh dalam pelayanan sejuta akseptor KB, ini juga tidak lepas dari kerjasama yang dibangun oleh petugas dan dukungan para pihak yang terlibat. Berkat sinergitas kita bersama.

“Tentu saja ini berkat kerja keras dari semua pihak. Penyuluh KB yang ada di kecamatan-kecamatan. Kader desa, para Camat, para Kepala Puskesmas dan para akseptor yang telah bersedia ikut program KB MKJP,” bebernya sembari menyebut semua pelayanan KB diberikan secara gratis atau cuma-cuma bagi masyarakat/akseptor.

Widyasti berharap program MKJP tersebut, tidak berhenti hanya pada saat proses perlombaan KB MKJP saja. Melainkan harus terus berlanjut untuk mengatur jarak kehamilan demi keluarga yang sejahtera.

 (Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini)

“Kita jangan terlalu berbangga diri atas penghargaan yang kita terima, namun ini sebagai motivasi untuk kita ke depan, untuk terus bekerja dan bersinergi sehingga kita dapat mempertahankan prestasi tersebut di masa yang akan datang," tambahnya menyebut calon Akseptor KB, mereka harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Sementara itu, Kepala Bidang KB Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Agus Zainal Abidin menyampaikan KB MKJP merupakan jenis kontrasepsi yang sekali pemakainnya dapat bertahan selama 3 tahun atau sampai seumur hidup.

“Tujuannya untuk mengatur jarak lahir anak, menunda kehamilan dan/atau untuk menghakhiri kehamilan bagi mereka (keluarga) sudah tidak ingin menambah anak lagi,” ungkapnya.

Apa saja jenis KB MKJP? Agus Zainal menyebutkan ada beberapa jenis KB bagi akseptor yang akan mengikuti MKJP bagi wanita dan pria. “Terdapat berbagai jenis KB MKJP seperti; KB Implant (susuk KB), IUD (intra uterine device), metode operasi wanita (MOW) yang bertujuan untuk mencegah kehamilan permanen dan metode operasi pria (MOP),” bebernya menyebut semua pelayanan KB dapat di laksanakan di Fasilitas Kesehatan Puskesmas dan Rumah Sakit.

Selanjutnya Agus Zainal juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya KB MKJP bagi keluarga berencana. Selain menjadi program kelahiran. KB MKJP juga untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui perencanaan keluarga yang baik dan matang. “Dua Anak Cukup. Dua Anak Berkualitas,” serunya mengajak para keluarga sejahtera di Kota Bayu untuk ikut KB MKJP bagi yang ingin menunda kelahiran dengan jangka panjang dan aman.

(ZK/AL)

0 Komentar