Sukses Digelar di 20 Kecamatan, GPM 2023 Resmi Ditutup Pj. Bupati Nganjuk

Sri Handoko Taruna: Semoga membawa manfaat untuk masyarakat Nganjuk

Nganjuk, PING- Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2023 telah selesai dilaksanakan di 20 Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk. Kamis (30/11/2023), Kecamatan Ngetos menjadi tempat terakhir digelarnya GPM dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Nganjuk selaku tim teknis Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

GPM resmi ditutup oleh Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, di depan Halaman Kantor Kecamatan Ngetos. Terakhir digelar, GPM disambut antusias warga. Masyarakat berbondong-bondong antre membeli bahan pokok dengan harga murah, tetap berkualitas.

Tidak hanya bahan pokok, produk unggulan Ngetos, Durian Kepel pun dijajakan diserbu oleh masyarakat. Pun dengan pameran produk-produk UMKM lokal setempat.

Sri Handoko Taruna, menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terkait yang telah turut serta menyukseskan GPM di 20 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

“Terimakasih kepada Cabang Bulog Kediri yang terus hadir dalam setiap acara gerakan pasar murah, dengan membawa trucknya, dengan membawa berasnya, yang menurut kami sangat dibutuhkan warga kita,” tutur Sri Handoko.

“Demikian juga, matur suwun untuk General Manager PG Lestari. Ini adalah produk-produk yang menurut kami sangat dibutuhkan oleh warga kita semua,” sambungnya.

Dibuka dari tanggal 2 November 2023, di Kecamatan Berbek, lalu. Diakui Sri Handoko, selama 20 hari berlangsung, GPM disambut antusias warga. Ini artinya, GPM sukses digelar menjadi program yang sangat dibutuhkan dan ditunggu oleh masyarakat Nganjuk.

“Semoga kegiatan ini (GPM) dapat bermanfaat untuk warga Nganjuk. Terimakasih Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang telah gigih melaksanakan ini, dibantu seluruh stakeholder terkait,” bebernya, juga menyebut selain menyediakan pangan murah, kegiatan ini pun dirasa bagus juga dijadikan sebagai ajang mengenalkan produk-produk UMKM lokal yang ada di setiap daerah.

Sementara itu, Jusuf Satrio Wibowo, Kepala Dinas KPP Nganjuk, dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dimulai dari tanggal 20 November hingga 30 November 2023 tersebut, bertujuan untuk pengendalian inflasi dampak fenomena elnino di Kabupaten Nganjuk.

“Sehingga daya beli masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan berkualitas dapat tercapai,” ucapnya.

Selain itu, suksesnya kegiatan GPM, kata Jusuf, juga karena kerja kolaborasi bersama lintas sektoral dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada seluruh stakeholder terkait yang telah ikut menyukseskan.

“Termasuk juga Tim PKK Kecamatan maupun PKK Desa, dan pelaku UMKM di setiap wilayah kecamatan yang ikut membantu menyukseskan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, turut hadir dalam penutupan kegiatan GPM 2023, Forkopimda Nganjuk, Ketua DPRD Nganjuk, Staf Ahli Bupati, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Kepala Perangkat Daerah, Tim TPID Nganjuk.

Turut hadir Camat Ngetos, Forpimcam Ngetos, TP PKK Kecamatan serta Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Ngetos. (ZK/HS/YS/RL)

0 Komentar