Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Disnaker Kembali Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Upaya tekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk

Nganjuk, PING- Sebagai upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan berkompetensi, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali membuka pelatihan berbasis kompetensi.

Kali ini pelatihan yang diselenggarakan adalah pelatihan melinting rokok bekerjasama dengan PT. Langgeng Jaya Makmur. Tujuannya untuk membekali peserta sebelum memasuki dunia kerja serta menjadi upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran terbuka di Kota Angin.

Demikian disampaikan Plt. Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda, saat membuka pelatihan di Aula PT. Langgeng Jaya Makmur, Kelurahan Guyangan, Kecamatan Bagor, Selasa (10/10/2023).

"Pelatihan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia. Artinya, dengan pelatihan diharapkan kompetensi dan kapasitas SDM bisa lebih kompetitif," tutur Samsul Huda.

Hal tersebut dikarenakan rata-rata pencari kerja di Kabupaten Nganjuk adalah pemuda usia produktif yang baru lulus sekolah, sedangkan lowongan pekerjaan yang tersedia harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan perusahan.

Baca Juga : Bekali Ketrampilan Khusus, Disnaker Nganjuk Adakan Pelatihan Linting Rokok

"Makanya, kita siapkan SDM tersebut melalui pelatihan ini. Untuk itu, kepada para peserta pelatihan yang berlangsung selama sepuluh hari ini, ikuti pelatihan dengan baik," ajaknya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Judi Ernanto, menjelaskan tentang penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang digunakan untuk pelatihan melinting rokok tersebut.

Diantaranya, yakni dana DBHCHT ini diperuntukan untuk perusahaan ataupun wilayah penghasil tembakau di wilayah Kota Angin, seperti PT Langgeng Jaya Makmur ini.

Oleh karena itu, pelatihan ini tidak lain juga bertujuan untuk membentuk mental dan karakter pekerja yang profesional. Harapannya usai pelatihan pekerja memberikan kontribusi positif dalam produktivitas perusahaan.

"Alhamdulillah dari 163 yang ikut seleksi ada 80 yang lolos mengikuti pelatihan yang terbagi menjadi dua gelombang. Semoga semuanya bisa menjadi karyawan tetap dan goalnya angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk berkurang," pungkasnya. 

Baca Juga : Tingkatkan Skill dan Kemampuan, Disnaker Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Adapun acara dilanjut dengan penyerahan peralatan dan ATK pelatihan secara simbolis oleh Plt. Kepala Disnaker bersama Asisten Ekbang, Anggota DPRD Nganjuk, dan Dirut PT. Langgeng Jaya Makmur kepada peserta pelatihan. Kemudian, dilanjut dengan materi yang diisi oleh instruktur teknis dari PT. Langgeng Jaya Makmur selama sepuluh hari. (Hs/Rl/Nr)

0 Komentar