Sekda Yasin Kukuhkan Pengurus FPRB Kabupaten Nganjuk

Dukung Masyarakat Tangguh Peduli Bencana

NGANJUK, PING-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin, M.Si mengukuhkan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Nganjuk masa bhakti 2021-2024 pada Jum'at (24/12/2021). Usai dikukuhkan, Sekda Yasin berharap FPRB dapat mendukung masyarakat yang tangguh, dan peduli bencana.

Pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya, Sekda Yasin menyampaikan ucapan terima kasihnya. Sebab, dari berbagai elemen, mulai akademisi, masyarakat, dan organisasi bersatu dalam menanggulangi bencana melalui FPRB.

"Mudah mudahan dalam pembentukan forum ini bisa meminimalisir risiko bencana. Terutama banjir dan longsor yang biasanya melanda Kabupaten Nganjuk," harap Sekda Yasin.

"Tidak lupa, kami ucapkan selamat atas pengukuhan ini. Dan mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalani tugas yang baru ini," tambahnya.

(Drs. Mokhamad Yasin, M.Si mengukuhkan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Nganjuk masa bhakti 2021-2024)

Sebagai informasi, pelantikan FPRB turut dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Dr. Budi Santoso. Turut hadir Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk, Drs. Abdul Wakid. Kemudian para tamu undangan lain, dan para pengurus FPRB yang dilantik.

Budi menyampaikan FPRB dibentuk untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dalam berbagai ancaman bencana. Bagi petugas maupun relawan yang selalu berdampingan dengan bencana, kata Budi, juga harus bisa menyadarkan diri masyarakat melalui pengetahuan. 

"Selain tugas sebagai pengurus pengurangan risiko bencana, kita juga harus bisa membimbing dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melindungi diri," tambah Budi sambil mengatakan kesadaran harus diciptakan untuk mengurangi bencana, misalnya dengan menanam pohon dan membangun tanggul. 

FPRB sendiri dibentuk berdasarkan Undang-Undang (UU) No 24/2007; Peraturan Pemerintah (PP) No 21/2008; serta secara spesifik diatur dalam Peraturan Kepala (Perka) Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). FPRB merupakan wadah yang berbentuk independen dengan menyatukan berbagai organisasi, lembaga, komunitas dan pemangku kepentingan yang bergerak dan mendukung berbagai upaya pengurangan risiko bencana di daerah. (Cy/Cs)

Baca Juga :

0 Komentar