Sekda Nganjuk: Pemda Banyak Sertakan Modal, BPR Anjuk Ladang Harus Berkontribusi

Grand Opening BPR Anjuk Ladang dan Launching Aplikasi Stamba

Nganjuk, PING- Mewakili Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Sekda Nganjuk Nur Solekan membuka Grand Opening Kantor BPR Anjuk Ladang Perseroda pada Senin (27/2/2023). Acara disertai peluncuran aplikasi Stamba (Sistem Transaksi Mobile Banking Bank Anjuk Ladang) PT BPR Anjuk Ladang. 

Sekda Nganjuk Nur Solekan mengapresiasi DPRD Nganjuk karena mendukung Pemerintah Daerah memajukan badan usaha milik daerah sehingga berdampak kegiatan perekonomian di Kabupaten Nganjuk. 

Baca Juga : Resmi, Pemkab Nganjuk Gandeng PT. BPR Anjuk Ladang Tingkatkan Ekonomi di Kabupaten Nganjuk

“Sebenarnya sudah banyak penyertaan modal terhadap badan usaha-badan usaha yang dikelola oleh Pemda. Artinya tanggung jawab Pemda ini sudah cukup tinggi untuk beraktifitas di bidang perekonomian guna mendukung jalannya kegiatan pemerintahan dan pembangunan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Tinggal bagaimana sekarang BUMND berkiprah di Kabupaten Nganjuk,” tuturnya. 

Lebih lanjut, eks Kepala Bapenda itu mengatakan Pemkab Nganjuk akan mengevaluasi kinerja perusahaan daerah setiap semester. Hal tersebut dilakukan agar bisa memenuhi target disetiap tahun.
(Sekda Nganjuk Nur Solekan dorong kiprah BPR Anjuk Ladang)

Nur Solekan berpesan, agar seluruh jajaran PT BPR Anjuk Ladang terus melakukan pembenahan diri terhadap kegiatan-kegiatan yang internal agar kontribusi-kontribusi nyata bisa dilaksanakan sesegera mungkin. 

"Terus berkolaborasi dengan elemen-elemen yang ada di Kabupaten Nganjuk misalnya dengan Kepala OPD, Camat, atau Kepala Desa. Dengan harapan untuk membangun dan bisa bersama - sama memberikan sumbangsih apa saja yang bisa dilakukan untuk Kota Bayu ini, " pungkasnya. 

Stamba Mobile Hadirkan Kemudahan Transaksi Nasabah

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Anjuk Ladang Nur Khamdani mengatakan sistem transaksi elektronik Stamba Mobile dikembangkan menjadi produk unggulan untuk memudahkan pelayanan masyarakat.

“Dengan diresmikannya Aplikasi Stamba ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat termasuk orang tua murid maupun pihak sekolah untuk mempermudah pembayaran biaya sekolah maupun biaya lainnya. Karena Stamba ini tidak hanya untuk transaksi jual beli namun juga bisa digunakan transaksi pembayaran di sekolah,” terang Nur Khamdi. 

Nur mengungkapkan BPR Anjuk Ladang dirintis sejak 2010 melalui Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang pendirian PT. BPR Anjuk Ladang. Dengan dasar Perda, Pemkab Nganjuk melaunching BPR Anjuk Ladang Nganjuk sekaligus mendorong perkembangan UMKM dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bayu. 

BPR Anjuk Ladang merupakan lembaga keuangan yang profesional, aman dan terpercaya. Selain itu, juga mampu menjadi motor penggerak dalam perekonomian kerakyatan dan pemberdayaan usaha diwilayah Kabupaten Nganjuk.

Rencanakan Buka Cabang di Kecamatan

Dijelaskan Nur Khamdani, PT. BPR Anjuk Ladang sebagai BUMD, dituntut memperoleh laba untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, tidak mengesampingkan nilai-nilai manfaat bagi masyarakat Nganjuk. Untuk itu, pihaknya berencana mengembangkan cabang di kecamatan.

“Seiring dengan kesiapan sarpras dan SDM dalam mempermudah akses masyarakat, BPR Anjuk Ladang diharapkan dapat membuka jaringan kantor untuk seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk,” harapnya. 
(Sekda Nur Solekan dan Dirut BPR Anjuk Ladang Nur Khamdani luncurkan layanan Stamba Mobile)

Disamping itu, PT BPR Anjuk Ladang juga senantiasa mensupport program Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan perbankan seperti program penyaluran bantuan langsung, penyaluran dana desa dan alokasi dana desa, penyaluran bantuan operasional sekolah dan sebagainya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa se Kabupaten Nganjuk, jajaran BPR Anjuk Ladang. 

Baca Juga : PT BPR Anjuk Ladang Telah Beroperasi, Pemkab Nganjuk Siap Dukung Penuh

(CY/NR/CS) 

0 Komentar