Sekda Nganjuk Dropping Air Bersih di Desa Ngepung-Lengkong

5 titik prioritas agar ketersediaan air bisa dijangkau oleh masyarakat

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bergerak cepat membantu masyarakat yang mengalami kekeringan. Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk, Nur Solekan, bersama jajaran turun ke lapangan melakukan dropping air bersih di Desa Ngepung, Kecamatan Loceret, Senin (09/10).

Sebanyak 4 tangki dengan kapasitas 5000 liter per tangki didistribusikan secara langsung kepada masyarakat, 3 tangki di Dusun Sendanggogor dan 1 tangki di Dusun Jomblang. Banyaknya masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih ini menjadi perhatian pemerintah.

Perlu diketahui, sebanyak 914 jiwa (298 KK) yang terdiri dari 458 laki-laki dan 456 perempuan bermukim di Dusun Sendanggogor, sedangkan di Dusun Jomlah sebanyak 331 jiwa (102 KK) dengan 175 laki-laki dan 176 perempuan.

Dalam kegiatan ini, Sekda Nganjuk bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan jajarannya yakni Staf Ahli, Camat Lengkong, dan Perangkat Desa Ngepung. Dropping ini rutin dilaksanakan oleh BPBD dua hari sekali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.

"Hari ini kami sengaja datang ke Lengkong tepatnya di Desa Ngepung untuk mengecek pemberian air bersih. Kita juga cek sekalian untuk titik yang rencananya akan ada pengeboran sumur dalam,” terang Nur Solekan.

Sekda Nganjuk juga menambahkan bahwa saat ini Pemkab Nganjuk menetapkan 5 titik prioritas agar ketersediaan air bisa dijangkau oleh masyarakat, yakni Kecamatan Jatikalen, Ngetos, Ngluyu, dan 2 titik di Lengkong.

Saat ini masyarakat Nganjuk sedang menghadapi bencana hidrometeorologi, terutama bencana kekeringan yang melanda di seluruh wilayah indonesia. Hal ini dikarenakan musim kemarau panjang, sedangkan musim penghujan relatif lebih pendek.

Sebagai informasi, pada hari tersebut BPBD Nganjuk menyalurkan total 7 tangki air bersih dengan rincian 3 tangki di Desa Ngepung, 2 tangki di Desa Pinggir, dan 1 tangki di Desa Pule, Kecamatan Jatikalen.

0 Komentar