Sasar Generasi Muda, Kominfo Jatim Gelar Forum Partisipasi Pemilih Pemula di Nganjuk

Untuk Menentukan Masa Depan Bangsa

Nganjuk, PING–  Generasi muda, khususnya pemilih pemula, perlu berpartisipasi dalam pemilu sehingga memiliki pengalaman dalam peran serta menentukan masa depan bangsa. Untuk itu para siswa dan mahasiswa perlu melengkapi diri dengan informasi yang valid dan akurat, bersumber dari media yang benar, serta menolak hoaks dalam kehidupan bersama.

Bertempat di Front One Hotel Nganjuk, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menggelar Forum Partisipasi Pemilih Pemula dengan sasaran generasi muda di wilayah Kabupaten Nganjuk pada Rabu (15/11/2023).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kadiskominfo Jatim), Sherlita Ratna Dewi Agustin saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tahun 2024 merupakan tahun dengan momentum politik yang sangat signifikan. Dimana pada tahun tersebut Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, juga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan menentukan Kepala Daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Di Jatim terdapat 18 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilpres, Pileg, dan Pilkada. Jumlah pemilih di Jawa Timur cukup besar, data KPU mencatat daftar pemilih tetap sejumlah sejumlah 31.402.838 pemilih yang tersebar di 120.666 TPS,” jelasnya.

Sherlita menuturkan bahwa pemilih usia muda di Jawa Timur pada rentang usia 17 sampai 27 tahun atau yang biasa dikenal sebagai generasi Z tercatat 6.386.684 atau 20 persen sedangkan pemilik usia 28 sampai 43 tahun yang dikenal sebagai generasi milenial tercatat sejumlah 9.615.106 orang atau sekitar 31 persen.

“Karena Besarnya jumlah pemilih di usia rentang 17-43 tahun ini, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur menganggap penting perlu dilaksanakannya kegiatan kita pada hari ini,” katanya. 

“Saya berpesan ikuti kegiatan ini dengan seksama agar dapat menambah wawasan dan pengetahuan politik, agar nantinya kalian bisa menyalurkan hak suara dalam pemilihan umum tahun 2024 mendatang sebagai pembelajaran demokrasi bagi kalian semua," tandasnya. 

Sementara itu, Hari Purwanto selaku Kepala Bidang PIKP Dinas Kominfo Nganjuk saat menjadi narasumber menyampaikan penyerbarluasan informasi pemilu dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula dapat dilakukan melalui berbagai media. Seperti media cetak, media penyiaran, media online, media sosial, media luar ruang, dan media komunikasi tatap muka (sosialisasi).

“Meningkatnya isu hoaks di masyarakat baik melalui media daring maupun luring merupakan salah satu hal  yang sering terjadi menjelang Pemilu. Sehingga, kita sebagai generasi muda harus bisa menangkal isu hoaks tersebut dengan cara meningkatkan konten positif di masyarakat dan juga melakukan sosialisasi,” terangnya.

Lebih lanjut, Hari Purwanto juga memberikan beberapa tips sebagai pemilih pemula. Pertama pilih programnya jangan karena calonnya, kedua tidak fanatik terhadap calon tertentu, ketiga tingkatkan literasi politik, keempat bijak bersosial media, dan kelima cari informasi akurat terkait pemilu dari sumber terpercaya.

“Kita sebagai pemilih pemula, jangan terlalu tertuju kepada calonnya dan memilih sesuai apa kata hati kita. Pastikan cari informasi yang akurat terkait pemilu dan jangan mengikuti berita hoaks yang tersebar di internet,” pungkasnya.(Kr/Cs)

0 Komentar