Ribuan Masyarakat Pace dan Berbek Bersyukur Terima Bantuan Pangan Pemerintah

Sambut dengan antusias dan senyum sumringah

Nganjuk, PING- Raut wajah sumringah, terlihat dalam antrian panjang ratusan warga Desa Pacekulon, Kecamatan Pace saat menerima bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahap kedua, Senin (09/10/2023), di Balai Desa setempat. 

Penyaluran CBP tahap II tersebut secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, bersama Pimpinan Perum Bulog Kancab Kediri di Desa Pacekulon, Kecamatan Pace dan wilayah Kecamatan Berbek.

"Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali meluncurkan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat penerima manfaat. Ini tahap kedua," kata Yusuf Satrio Wibowo kepada PING.

Baca Juga : Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan Cadangan Pangan 200 KPM Desa Kweden-Ngetos

Mantan Staf Ahli Bupati Nganjuk itu menegaskan, setiap keluarga mendapat bantuan pangan berupa beras CBP kualitas medium kemasan 10 kilogram per alokasi penyalurannya.

"Hari ini, ada 8.094 KPM di Kecamatan Pace yang menerima bantuan CBP ini. Sementara di Kecamatan Berbek ada 7.236 KPM. Jadi, total ada 15.330 KPM yang kita salurkan hari ini," jelas Yusuf Satrio Wibowo.

Baca Juga : PJ Bupati Sri Handoko Taruna Gelar Operasi Pasar Komoditas Beras di Pasar Gondang dan Lengkong

Lebih lanjut, Yusuf Satrio Wibowo juga mengatakan bahwa penyaluran bantuan pangan tersebut sebagai upaya mengendalikan inflasi dan menekan harga beras di pasaran.

"Masyarakat tidak perlu panik terkait cadangan pangan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Tidak perlu ada aksi borong, jumlah cadangan beras cukup sehingga kita tinggal mengatur ritme pendistribusian dan harga," pungkasnya.

Baca Juga : Harga Beras Naik di Atas HET, Dinas KPP Nganjuk Adakan Gerakan Pangan Murah

Sebagai informasi, data KPM bantuan CBP tersebut diperoleh dari Kementerian Sosial. Dimana data dari Kementerian Sosial itu kemudian diserahkan ke Badan Pangan Nasional untuk diteruskan ke Bulog dan dinas provinsi atau kabupaten/kota yang mengatur urusan pangan.

Dari data tersebut, juga ada update KPM bantuan CBP. Dimana pada tahap I mungkin ada KPM yang menerima bantuan, tetapi pada tahap II ini tidak menerima bantuan. Hal itu dikarenakan data dari Pusdatin Kemensos KPM tersebut sudah naik kelas sehingga sudah tidak terdaftar menjadi KPM terbaru. (Hs/Yos)

0 Komentar