Pemkab Nganjuk Raih Predikat Memuaskan pada Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2022 Provinsi Jatim

Nganjuk masuk 10 Kabupaten terbaik se-Jawa Timur dan ke-27 terbaik Nasional dalam bidang Kearsipan

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) menerima predikat A (Memuaskan) pada program Ekspose Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal (Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota) di Provinsi Jawa Timur Tahun 2022, Senin (27/2/2023) di Grand Ballroom Vasa Hotel Surabaya. 

Hadir menerima penghargaan sekaligus mewakili Pemkab Nganjuk dalam acara tersebut, Kepala Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk, Putu Winasa beserta jajarannya. Hadir pula membuka acara, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim didampingi Kepala Pusat Akreditasi Kearsipan ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim. 

Untuk diketahui, peserta yang hadir dalam acara tersebut terdiri dari para Kepala atau Perwakilan dari 47 Perangkat Daerah Provinsi Jatim dan Perwakilan Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. 

Dalam penuturannya kepada PING, Selasa (28/2/2023) Kepala Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk, Putu Winasa menyampaikan terdapat 12 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang menerima penghargaan Expose Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2022 Provinsi Jatim. 

“Yakni Lembaga Kearsipan Daerah Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar,” tuturnya menyebut LKD Kota Surabaya dan Kota Batu meraih predikat AA (Sangat Memuaskan), lainnya predikat A (Memuaskan).  

Putu Winasa juga menjelaskan berbagai hal telah dilakukan guna mendukung Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2022 Provinsi Jatim mulai dari aspek kebijakan, sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM). 

“Untuk aspek Kebijakan, dari 54 naik menjadi 95. Aspek arsip inaktif, dari 42 naik menjadi 97. Aspek arsip dinamis dari level 45 naik menjadi 87. Arsip sarana dan prasana serta Sumber Daya Manusia (SDM) dari 47 menjadi 93,” jelasnya sembari menyebut total rata-rata nilai sekitar 45 persen naik dua kalinya dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Harapannya, kedepan dapat mempertahankan predikat yang telah diraih Kabupaten Nganjuk, syukur bisa naik level. Dan tentunya tantangan kedepan adalah pelaksanaan salah satu indikator yakni aplikasi Srikandi yang perlu disosialisasikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Nganjuk,” tambahnya. (AL/NR)

0 Komentar