Pekan Pertama Maret, Ini 7 Peristiwa Penting Di Nganjuk

Tanggal 1 hingga 7, pekan pertama bulan Maret 2021. Redaksi PING merangkum 7 peristiwa penting yang terjadi di Nganjuk dipekan itu. Simak ulasannya.

  1. Senin, 1 Maret, Fasilitasi Pencari Kerja, Disnakerkop UM Adakan Seleksi

Informasi dipekan pertama Maret diramaikan dengan berita Disnakerkop UM mengadakan seleksi pekerja. Berita ini menarik minta 700 lebih pembaca. 

Seleksi para calon karyawan PT. Damai Karunia Sejahtera (DKS) difasilitasi Disnakerkop UM Nganjuk. Diikuti sebanyak 20 orang calon karyawan. Mereka dinyatakan lolos seleksi administrasi sebelumnya. Dan harus mengikuti tahap seleksi berikutnya berupa tes psikologi dan wawancara. 

“Kami mengucapkan banyak terimakasih atas kesempatannya di sini kepada Disnakerkop, yang telah membantu mencarikan calon-calon tenaga kerja yang kompeten dan tidak menutup kemungkinan untuk kedepan kami juga akan mencari calon tenaga kerja lagi melalui Disnaker UM,” ujar Ari Budi Crisnarini, selaku HRD PT. DKS.

  1. Selasa, 2 Maret, Peringati HUT ke-102, Damkar Nganjuk Sarat Kinerja Ditengah Keterbatasan

Kiprah Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan rupanya menarik minat lebih dari 700 pembaca. Unit yang bernaung di bawah Satpol PP Kabupaten Nganjuk itu sarat dengan kinerja layanan masyarakat. 

Berbagai kinerja telah diraih. Diantaranya, terkait pencegahan COVID-19, Damkar mulai Maret 2020 hingga Februari 2021 sudah melakukan penyemprotan hampir 80% desa di Nganjuk.

“Termasuk, saat bencana longsor dan banjir pasukan Damkar selalu berada di garda terdepan. Hal ini menunjukkan bahwa Damkar Nganjuk siap melaksanakan kegiatan di Kabupaten Nganjuk,” ujar Kepala Satpol-PP Kabupaten Nganjuk Drs. Abdul Wakid.

  1. Rabu, 3 Maret, Wadir RSUD Nganjuk: Jangan Takut Vaksin COVID-19! RSUD Siap Tangani Efek Samping

Warga Nganjuk terus mengikuti informasi vaksinasi COVID-19. Sebanyak lebih dari 300 pembaca PING membaca berita vaskinasi di RSUD Nganjuk.

Fasyankes utama di Nganjuk itu, per 3 Maret, telah memvaksin lebih dari 400 sasaran Ada beberapa Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Misalnya pusing, mual. Akan tetapi tidak ada keluhan berat dan perlu penanganan lebih. Demikian diungkap dr. Tien Farida Yani, MMRS selaku Wakil Direktur RSUD Nganjuk.

“Apapun keluhannya, silahkan lapor ke petugas yang ada di contact person. Kalau misalnya keluhannya berat, pasien langsung bisa dibawa ke IGD dengan membawa bukti kartu vaksin,” tutupnya.

  1. Kamis, 4 Maret, PPKM Mikro Dinilai Efektif, Tinggal 88 RT Berstatus Zona Kuning

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang berlangsung hingga saat ini dinilai efektif menekan angka penyebaran COVID-19. Usai berjalan selama kurang lebih dua pekan, saat ini hanya tersisa 88 RT yang masih berstatus zona kuning. Sedangkan 7.110 RT lainnya berstatus zona hijau. Adapun perkembangan tempat hunian atau ruang isolasi mengalami penurunan sebanyak 205 desa. Hal itu disebabkan pasien COVID-19 melakukan isolasi mandiri

“Pada 8 Februari angka kasus aktif mencapai 5,5 persen. Sekarang tinggal 3,04 persen,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin saat mengikuti video conference terkait evaluasi PPKM Mikro perkembangan COVID-19 di Jawa Timur, Rabu, (03/03/2021).

  1. Jum'at, 5 Maret, Pandemi COVID-19 Tak Halangi Gelaran Bulan Bhakti Gotong Royong, Dinas PMD Lakukan Sosialisasi

Meski COVID-19 tak menjadikan tradisi gotong royong dihentikan. Gelaran Bulan Bhakti yang diadakan tiap tahun untuk menggelorakan dan melestarikan tradisi itupun tetap digelar. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk mulai melakukan sosialisasi Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVII Tahun 2021, Kamis (04/03/2021).

“Kita lestarikan kembali gotong royong agar tidak punah,” Sutrisno, SH, M.Si selaku Kabid Kelembagaan, Perkembangan Desa dan Pelayanan Sosial Dasar Dinas PMD

“Rencananya enam desa dan enam kelurahan terbaik akan dikawal untuk maju ke tingkat provinsi. Penilaian tingkat provinsi akan dilakukan pada 17 Maret 2021 hingga 15 Juni 2021. Dan presentasi pemenang akan dilakukan secara virtual,” jelasnya terkait lomba BBGRM.

  1. Sabtu, 6 Maret, Awasi Anggaran Desa, Inspektorat Lakukan Audit dan Monev

Tahun ini sebanyak 264 desa menjadi target audit. Sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat telah membentuk empat tim, dimana masing-masing tim memeriksa lima kecamatan.

Salah satu tim, telah melaksanakan pemeriksaan di Desa Ketandan dan Jegreg, Kecamatan Lengkong, sejak Senin (01/03) hingga berakhir Jumat (05/03). Di kedua desa itu, audit dilakukan tujuh personil yang dipimpin Inspektur Pembantu II Drs. M. Miftaqul Mujib. 

"Audit dan monev pengelolaan keuangan desa tahun 2020 ini juga untuk meninjau, mengawasi dan menangani jika ada bentuk kasus yang berkaitan dengan DD. Serta membina pekerjaan fisik, non-fisik maupun administrasi secara terperinci," tukasnya

  1. Minggu, 7 Maret, Kadis LH Tri Wahju Kuntjoro: Dinas LH Bukan Dinas Penebang Pohon!

Kelestarian lingkungan hidup menjadi isu internasional, nasional, dan daerah. Upaya melestarikan lingkungan hidup mencakup diantaranya penanaman dan pemeliharaan pohon. Di Nganjuk, misi mulia bagi kelangsungan kehidupan di masa depan itu dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ironisnya, masih banyak orang yang justru beranggapan DLH bertugas memotong pohon.

Pemikiran yang keliru itu, dicoba diubah oleh Kepala DLH, Tri Wahju Kuntjoro. Kepada PING, mantan Camat Nganjuk itu mengatakan, pemeliharaan pohon merupakan tanggung jawab lembaga yang ia pimpin. Untuk itu, pihaknya menyiapkan petugas khusus untuk pemeliharaan pohon yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bayu.

“DLH bertugas untuk memelihara dan merawat pohon, bukan tim penebang pohon,” tegasnya.

Itulah Pinger, 7 peristiwa penting Nganjuk pekan ini. Sampai jumpa pekan depan.(Slambas)

0 Komentar