Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Nganjuk

Dari Kabupaten Kediri, Pataka Jer Basuki Mawa Beya menginap di Pendopo K.R.T. Sosro Koesoemo sebelum diserahkan ke Kabupaten Jombang

Nganjuk, PING- Tim kirab bendera lambang daerah Provinsi Jawa Timur "Jer Basuki Mawa Beya" (JBMB) tiba di Kabupaten Nganjuk. Disambut langsung oleh Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Mokhamad Yasin, bersama anggota Forkopimda dan jajaran Kepala Perangkat Daerah dalam upacara penyambutan di Pendopo K.R.T. Sosro Koesoemo, Selasa (3/10/2023) malam.

Pataka sebelumnya dibawa oleh tim kirab dari Kabupaten Kediri. Selanjutnya diserahkan kepada Mokhamad Yasin, sebagai penerima pataka dari Kabupaten Nganjuk.

Dalam upacara penyambutan tersebut, Mukhamad Yasin, membacakan Ripta Prasasti yang berisi amanat dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Intinya adalah warga Jatim diharuskan untuk bisa melindungi dan menjaga UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Adapun penyambutan kirab tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan A. Yani, sepanjang kawasan Tugu Jaya Stamba, sampai di halaman Pendopo Pemkab Nganjuk. Ratusan masyarakat dan pelaku UMKM menyambut iring-iringan kirab pataka yang terdiri dari bendera Merah Putih, lambang Jawa Timur 'Jer Basuki Mawa Beya', bendera lambang Satpol PP Praja Wibawa, lambang Perlindungan Masyarakat, lambang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yudha Bramajaya, dan lambang Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur.

Tak hanya itu, acara penyambutan kirab pataka juga dimeriahkan oleh tari-tarian, atraksi reog, dan jaranan.

Pada kesempatan yang sama, usai mengikuti upacara penyambutan, Kepala Satpol PP Nganjuk, Suharono, menyampaikan kirab pataka Jer Basuki Mawa Beya ini merupakan rangkaian peringatan ke-78 Hari Jadi Provinsi Jawa Timur tahun 2023, dengan estafet berurutan ke-38 seluruh kabupaten/kota se-Jatim. 

"Selama di Nganjuk, disemayamkan semalam ini di Pendopo. Besok pagi kita berangkatkan ke Kabupaten Jombang. Dengan rute Nganjuk, Sukomoro, Baron, Kertosono, dan masuk diterima ke Kabupaten Jombang," terangnya.

Melalui kirab pataka ini, Suharono mengajak seluruh masyarakat Nganjuk untuk meresapi nilai-nilai semangat perjuangan. Khususnya para pendiri dan pejuang di Jawa Timur.

(ZK/AF/NR/YS)

0 Komentar