Optimalkan BUMDes dan Kopwan, Kecamatan Loceret Gelar Pembinaan

Tingkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga desa

Nganjuk, PING – Untuk mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan mengaktifkan kembali peran Koperasi Wanita (Kopwan) di masyarakat, Pemerintah Kecamatan Loceret menggelar kegiatan Sinergitas BUMDes dan Kopwan  yang bertajuk Pembinaan BUMDes dan Koperasi Wanita se Kecamatan Loceret.   

Untuk diketahui, Bumdes merupakan wadah meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memaksimalkan potensi yang ada di desa, dalam hal ini peran Kopwan sangat berpengaruh untuk mendukung pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan perekonomian. Dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Loceret, Kamis (16/3/2023).

Plt Camat Loceret, Nur Binti melalui Sekretaris Kecamatan Loceret Bambang Cahyono dalam sambutannya sekaligus pembuka acara mengatakan bahwa BUMDes dibentuk untuk mendayagunakan segala potensi ekonomi, kelembagaan perekonomian serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat. “Sekaligus meningkatkan perekonomian warga desa,” tuturnya.

Pihaknya berharap kehadiran Bumdes selain sebagai lembaga desa yang memanfaatkan aset desa dan potensi yang dimiliki desa, Bumdes juga harus bisa menjadi alat pemerataan dan pertumbuhan perekonomian di desa. “Seperti contohnya Bukit Surga di Kecamatan Sawahan, Taman Edukasi dan lain sebagainya itu bisa memberikan inspirasi dalam pengelolaan Bumdes di wilayah kita,”  terangnya.

Lebih lanjut Bambang menyampaikan poin penting dalam meningkatkan pendapatan asli Desa yakni melalui pengelolaan Bumdes. “Tidak harus mengeluarkan modal terlalu besar, kita harus bisa bekerjasama dengan pihak ketiga agar bisa memaksimalkan pengelolaan Bumdes,” lanjutnya.

“Dengan adanya Bumdes dapat menjadi pilar kegiatan ekonomi serta dapat membantu memberdayakan masyarakat. Agar bisa memiliki pendapatan yang lebih baik di kemudian hari,” tambah Bambang.

Sementara itu, salah satu narasumber dalam acara tersebut Supriyadi menjelaskan tentang bagaimana cara mengatur kinerja Bumdes. Mulai dari pendirian hingga bagaimana cara mencapai tujuan, dengan menjaga keseimbangan keuangan, pangsa pasar, proses dan sumber daya manusia.

“Banyak Bumdes yang berdiri baru satu tahun jalan sudah macet. Mengapa hal itu bisa terjadi? Biasanya Bumdes macet karena tidak ada manajemen kinerjanya,“ ungkapnya.  

Supriyadi juga menjelaskan mengenai tujuan dari berdirinya Bumdes. Selain dapat meningkatkan Perekonomian Desa, juga dapat meningatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pendapatan asli desa. “Serta mampu berkontribusi dalam pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa,” terangnya

“Ada beberapa hal yang menghambat jalannya Bumdes diantaranya keuangan, pemasaran yang kurang aktif, produksi yang tidak berjalan dengan lancar serta SDM yang kurang seimbang. Jadi untuk mengelola Bumdes agar berjalan lancar dan sukse perlu adanya manajemen kinerja yang kuat,” bebernya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut turut dihadiri Ketua Bumdes dan Kopwa se-Kecamatan Loceret, Kasi dan Staf Kecamatan Loceret dan para tamu undangan lainnya.

Selanjutnya acara diteruskan dengan pembinaan Bumdes dengan tema ‘Kendala Perkembangan Bumdes dan Penyelesaiannya’ dan ‘Pengaktifan Kopwan dan Perannya di Masyarakat’.

(Alph/El/Cs/Kur)

0 Komentar