Launching Si Pandu, Kang Marhaen Targetkan Angka Stunting Turun 5 Persen Setiap Tahun

Gerakan membawa isi piringku ke posyandu menjadi gerakan mencegah stunting dengan mengkonsumsi makanan gizi seimbang

Nganjuk, PING- Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi me-launching pencanangan Gema Si Pandu (Gerakan Membawa Isi Piringku ke Posyandu) di Balai Desa Kepuh Kecamatan Kertosono, Rabu (8/2/2023). Hadir didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Marhaen. Kegiatan launching juga dikuti oleh 80 balita Posyandu Mawar di Desa Kepuh.

Melalui gerakan Si Pandu diharapkan derajat kesehatan masyarakat Nganjuk dapat menjadi lebih baik, kata Kang Marhaen, sapaan akrab Plt Bupati Nganjuk, artinya tidak ada lagi masyarakat Nganjuk yang mengalami gagal tumbuh atau lambat pertumbuhannya karena kekurangan gizi atau stunting.

“Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim pencanangan Gema Si Pandu, Gerakan Membawa Isi Piringku ke Posyandu. Hari ini kita mulai dan kita resmikan,” tutur Kang Marhaen saat meresmikan Gema Si Pandu dengan memukul gong bersama disambut tepuk tangan peserta.

Kang Marhaen menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan kampanye isi piringku (Si Pandu) dan pencegahan stunting ini adalah agar masyarakat khususnya ibu-ibu sadar akan pentingnya konsumsi gizi yang seimbang dengan menu buah dan sayur harus selalu ada setiap makan.

Peresmian dan pencanangan Si Pandu, dikatakan Kang Marhaen juga dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 Januari. Dengan mengusung tema “Protein Hewani Mencegah Stunting”, Kang Marhaen mengajak para ibu balita, ibu menyusui dan ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan sehat, dan bergizi seimbang.

“Karena mimpi saya adalah bagaimana Nganjuk SDM (Sumber Daya Manusia) nya hebat-hebat. Dimulai dari kesehatannya, dan kesehatan dimulai dari kesadaran. Maka pesan saya adalah yang pertama, mari kita bangun kesadaran tentang gizi, yang kedua tentang kemauan, mau mengkonsumsi dengan makan makanan bergizi, dan yang ketiga adalah kemampuan, mampu memilih makanan yang sesuai,” bebernya.

Selanjutnya, dijelaskan Kang Marhaen, saat ini stunting menjadi program prioritas Nasional. Tentunya, ini juga menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam rangka mencegah angka stunting di Kota Bayu, ujar Kang Marhaen, Kabupaten Nganjuk menargetkan stunting bisa turun diangka 5 persen setiap tahunnya.

“Pada tahun 2021 angka stunting di Kabupaten Nganjuk mencapai 25 persen. Tahun 2022 turun drastis menjadi 20 persen. Target kita, setiap tahunnya angka stunting turun 5 persen. Sehingga pada tahun 2024 angka stunting harus turun dibawah 14 persen,” jelas Kang Marhaen sembari menyebut keberhasilan tersebut, berkat dukungan dari masyarakat, kader desa, kader posyandu, PKK dan perangkat daerah lainnya.

“Ini adalah program andalan kita dan program prioritas nasional,” tegasnya menambahkan.

Tak lupa pada kesempatan tersebut, Kang Marhaen juga mengimbau kepada tenaga kesehatan, khususnya mereka yang menangani kehamilan, ibu dan anak. Untuk selalu memberikan perhatian yang khusus tentang asupan gizi yang harus terpenuhi.

“Karena stunting di Nganjuk ditemukan juga pada saat kehamilan. Kampanye stunting harus dimulai dari ibu hamil. Sebelum hamil dan saat hamil makannya harus banyak, asupan gizinya juga harus terpenuhi. Maka dari itu Bu Bidan harus memberikan penyuluhan dan pendampingan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepuh Kertosono, Sumartono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Plt Bupati Nganjuk, Kang Marhaen. Dalam laporannya, Kepala Desa mengatakan total jumlah balita di desanya sebanyak 200 anak. Yang tergabung dalam 3 kelompok posyandu se Desa Kepuh. Yaitu, kelompok kamboja, mawar, dan melati.

Sumartono juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kepuh yang telah aktif dalam kegiatan posyandu. “Semoga anak-anak kita di Desa Kepuh semuanya sehat walafiat,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan posyandu balita dan penilaian lomba Si Pandu oleh Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Marhaen. Hadir sebagai juri, Yuni Marhaen melihat dan menilai langsung tentang gizi seimbang  Si Pandu. Juga memeberikan penyuluhan tentang makanan gizi seimbang kepada ibu-ibu balita yang hadir.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Direktur RSD Kertosono, Camat Kertosono bersama Forpimcam. Hadir juga Kader Posyandu, Kader PKK Kabupaten Nganjuk dan PKK Desa Kepuh bersama tamu undangan lainnya.

(ZK/NR/RL)

0 Komentar