Langgar Keselamatan LLAJ di Ruas Jl. Anjuk Ladang, 13 Kendaraan Terjaring Audit dan Inspeksi Dishub

Pastikan kendaraan angkutan yang memasuki area Nganjuk Kota tidak melanggar ketentuan uji KIR dan ODOL (Over Dimension Over Load)

Nganjuk, PING– Dishub Kabupaten Nganjuk kembali bersinergi dengan lintas instansi yang ada di Kota Bayu, melaksanakan kegiatan audit dan inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), pada Kamis (26/10/2023) di ruas jalan Anjuk Ladang – Nganjuk.

Kepala Dishub Kabupaten Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, melalui Kabid Angkutan dan Transportasi, Makrus, menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan truk dan mobil pick up tersebut melibatkan beberapa instansi yang ada di Kabupaten Nganjuk. 

“Operasi pemeriksaan yang kami laksanakan melibatkan Satlantas Polres Nganjuk, PPNS Dishub Provinsi Jatim, BAPENDA Provinsi Jatim (UPT Samsat Nganjuk) dan PT. Jasa Raharja Cabang Nganjuk,” ujarnya.

Makrus membeberkan dalam kegiatan audit dan inspeksi terhadap muatan kendaraan angkutan tersebut, pihaknya berhasil menjaring sebanyak 13 kendaraan yang melakukan pelanggaran.

“Total kendaraan angkutan yang kami periksa di ruas jalan Anjuk Ladang ada sebanyak 52 unit kendaraan. Dari jumlah tersebut, ada 13 unit kendaraan yang ditemukan telah melakukan pelanggaran administrasi dan teknis,” bebernya.

Dari temuan tersebut, Makrus menguraikan sebanyak 5 unit kendaraan dikenakan tilang oleh Satlantas Polres Nganjuk dan 8 unit kendaraan dikenakan tilang oleh Dishub Provinsi. “Dari total 13 unit kendaraan yang dikenakan tilang tersebut, ada 5 unit kendaraan yang kami panggil untuk uji KIR,” urainya.

Melalui kegiatan audit dan inspeksi keselamatan LLAJ di ruas jalan Anjuk Ladang tersebut, Makrus berharap sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar lebih taat dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Semuanya demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Diharapkan kendaraan angkutan yang masuk area Nganjuk Kota semuanya tertib dan tidak ada yang melanggar ketentuan uji KIR maupun ODOL (Over Dimension Over Load). Apalagi di sepanjang ruas jalan Anjuk Ladang mulai simpang tiga Sukorejo hingga simpang empat Ploso sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL),” tambahnya. 

Foto/dokumen: penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) pada 24 Agustus 2023 lalu.

Untuk diketahui, KTL merupakan kawasan percontohan yang di dalamnya dilaksanakan kegiatan pengaturan dan pengendalian lalu lintas yang tertib, aman dan lancar untuk mengedukasi masyarakat.

“Kalau kawasannya tertib, maka kendaraan angkutan yang lewat disitu juga harus tertib secara administrasi dan teknis,” imbuh Makrus.

0 Komentar