Kurangi Angka Pengangguran Terbuka, Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Barbershop

Untuk Perluasan Kesempatan Kerja dan Membuka Usaha Baru

Nganjuk, PING- Bekali ilmu angkatan kerja di wilayah Kota Angin, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Tenaga kerja (Disnaker) kembali menggelar pelatihan potong rambut atau barbershop.

Menariknya, pelatihan tersebut tidak hanya diikuti oleh kalangan laki-laki saja. Tetapi, peserta dari kalangan perempuan juga ikut andil untuk mendapatkan pelatihan keterampilan mencukur rambut dengan model kekinian. 

"Kami ingin peserta pelatihan tidak hanya mahir mencukur rambut tetapi juga bisa mengelola usaha barbershop. Makanya, kita hadirkan narasumber yang profesional untuk pelatihan ini,” ujar Plt. Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda saat membuka pelatihan di Balai Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Rabu (01/11/2023).

Baca Juga : Cetak Wirausahawan Handal, Disnaker Berikan Pelatihan Memasak Warga Jatikalen

Atas berlangsungnya pelatihan ini, Samsul Huda, berharap, lulusan pelatihan barbershop bisa membuka lapangan pekerjaan atau wirausaha baru dibidang barbershop. Sehingga, bisa mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Angin.

Samsul Huda juga mengatakan, dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang berkompeten di bidangnya. Mereka mendapatkan teori dan langsung diajak praktik. Mulai dari cara mencukur rambut dengan model kekinian, melayani pelanggan, hingga berbagai strategi menarik pengunjung untuk datang ke barbershop.

Oleh karena itu, Samsul Huda berpesan, agar semua materi yang diberikan narasumber wajib dimiliki peserta pelatihan barbershop. Karena sebagai bekal untuk persaingan di dunia usaha nantinya. Hal terpenting, harus ada inovasi untuk bisa menarik konsumen.

Baca Juga : Ratusan Calon Tenaga Kerja Kota Angin Serbu Disnaker Kabupaten Nganjuk

“Kepuasan pelanggan mulai dari model rambut kekinian yang keren hingga pelayanan prima akan membuat mereka akan selalu datang lagi ke barbershop,” pungkasnya.

Adapun, pelatihan barbershop yang berlangsung selama sepuluh hari itu diikuti 20 peserta dan dihadiri oleh Kabag Perekonomian Sekda Nganjuk, Arief Kurnianto, Anggota DPRD Nganjuk, Dia putri aruma dan Kepala Desa setempat.(Hs/Al)

0 Komentar