Kenalkan Lebih Dekat HIV/AIDS, dr. Kys Berpesan Kepada Masyarakat Untuk Hidup Sehat

Bantu orangnya hindari penyakitnya

Nganjuk, PING- Berkaitan dengan momen peringatan hari HIV/AIDS sedunia tanggal 1 Desember, RSD Nganjuk kenalkan lebih dekat HIV/AIDS pada masyarakat dan Stop Diskriminasi, pada Jum'at (01/12/2023).  

Menjadi narasumber dalam program RSAL 105,3 FM, dr. Kysdarmanto selaku dr. spesialis penyakit dalam RSD Nganjuk. Pihaknya menyampaikan HIV adalah virus yang menyerang sistem imun tubuh dan dapat menyebabkan AIDS.

Penyakit ini menyerang sel CD4 yang berfungsi untuk kekebalan tubuh, semakin banyak sel yang terinfeksi, kekebalan tubuh akan menurun dan akan mudah terserang penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).  

HIV/AIDS dapat ditularkan melalui cairan darah, cairan sperma, cairan vagina, dan cairan anus. Selain itu HIV tidak menular melalui udara, air maupun kontak fisik.

"Jadi untuk masyarakat awam yang belum tahu tentang penyakit HIV/AIDS, stop, tolong jangan menghindari orangnya, jika bisa tolong mereka untuk terus berobat," tutur dr. Kys.

Menurut dr. Kys penyakit ini memang tidak bisa sembuh namun demikian ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk menghambat penyebaran virus HIV tersebut.

Dalam laporannya, dr. Kys menyampaikan sejak 2010 sampai 2022 angka kasus HIV/AIDS semakin menurun sekitar 1%- 2% pertahunnya. Sementara penularan yang terbanyak terjadi pada wanita pekerja sekss, Ibu-ibu resiko rendah seperti ibu rumah tangga, homosex, transgender, dsb.

Pada saat orang terpapar HIV/AIDS gejala pertama yang muncul adalah penyakit flu biasa selama 2-6 minggu, setelah itu tidak ada gejala lain sampai beberapa tahun. Baru akan muncul kembali seperti keluhan diare yang tidak kunjung sembuh, sariawan parah, berat badan semakin hari semakin menurun karena CD4 nya rendah.

“Untuk mereka yang mempunyai gejala tersebut atau mereka yang tergolong resiko tinggi lakukanlah pemeriksaan atau skrining sebagai antisipasi awal agar bisa segera diobati. Jangan khawatir kita sudah menyiapkan 15 pelayanan kesehatan dengan 11 berada di Puskesmas dan 4 berada di RS dan semua skrining bersifat gratis tanpa dipungut biaya,” jelasnya.

Dr. Kys juga berpesan kepada mereka yang terserang HIV/AIDS jangan berhenti untuk minum obat, tetap semangat dan jangan gampang menyerah.

Perlu diketahui, HIV/AIDS ini tidak membuat orang meninggal tetapi yang membuat orang meninggal adalah ketahanan tubuh yang semakin hari semakin menurun dan dari sinilah banyak berbagai virus yang muncul dan menyerang tubuh sehingga dapat menyebabkan orang meninggal.

Sebagai penutup dr. Kys berpesan kepada masyarakat bapak ibu pendengar RSAL mari kita hidup sehat tidak hanya di pola makan saja tetapi mari hindari seks bebas. Setialah pada pasangan dan jika ada yang tertular mari kita tolong jangan malah kita hindari. (Cy/Kur).

0 Komentar